Suara.com - Pedagang asongan biasanya akan berkeliling menawarkan dagangannya di tempat-tempat ramai. Ada juga yang memilih menawarkan di jalan raya hingga transportasi umum.
Biasanya, mereka akan menunjukkan barang dagangannya agar pembeli tertarik. Siapa sangka, sebuah video yang diunggah akun Twitter racunolshopcom menunjukkan pedagang asongan yang menawarkan sate dengan cara cukup ekstrim.
Dalam unggahan itu, terlihat beberapa orang pria sedang melakukan perjalanan di dalam mobil. Diduga karena macet, mobil mereka pun berhenti dengan kaca yang terbuka.
Kaca terbuka itu lantas dijadikan kesempatan para pedagang sate keliling untuk menawarkan dagangannya. Terlihat ada beberapa pedagang yang menyodotkan sate secara brutal hingga ke dalam mobil lewat jendela.
Para penumpang pun tampak kebingungan dengan sate yang disodorkan secara brutal pada mereka. "Definisi hard selling," tulis pengunggah video ini.
Sate yang disodorkan terlihat memiliki potongan daging yang cukup besar. Satu penjual terlihat memegang belasan hingga puluhan tusuk sate.
Tak hanya di bagian belakang, pedagang asongan juga menawarkan supir dan penumpang di kursi depan. Mereka juga menawarkan minuman botol dengan menyodorkannya secara paksa.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan terkait.
"Tahun 2000 pernah naik bus, pas di terminal ada pedagang wingko yang bawa pisau sambil melotot. Terpaksa beli satu bungkus," ujar warganet ini.
Warganet lain ikut berkomentar. "Kirain model jualan ngelempar jajanan di bus itu udah paling kebangetan," ujar warganet ini.
"Pernah naik bus, posisi lagi mau nyebrang di pelabuhan. Ada penjual nawarin dodol dagangannya katanya gratis, pas selesai dimakan aku disuruh bayar, kalau nggak bakal dipanggilin teman-temannya," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Minggu (19/6/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 700 ribu kali di Twitter.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam