Suara.com - Saat mengunjungi tempat wisata, banyak orang yang mengabadikan momen dengan merekam atau membidik foto. Pemandangan cantik itu terasa sangat sayang jika tak diabadikan dalam bentuk foto maupun video.
Seorang wisatawan di Gunung Bromo mengalami kejadian tak mengenakkan ketika tengah merekam kuda dari belakang. Hal tersebut tampak dalam unggahan akun Instagram memomedsos.
"Hati-hati kalau ke Bromo, jangan sukur ambil video," tulis wisatawan tersebut dalam unggahannya.
Awalnya, wisatawan tersebut tengah merekam penunggang kuda itu dari belakang. Wisatawan ini kemudian tiba-tiba ditegur dengan nada tinggi oleh sang penunggang kuda.
Penunggang kuda itu mendadak langsung meminta uang sebesar Rp50 ribu kepada wisatawan tersebut. Pria ini pun sempat terkejut karenanya dan mengatakan akan menghapus video yang dia ambil.
Meski demikian, penunggang kuda itu tetap meminta uang dengan cukup memaksa. "Uangnya mana? Rp50 ribu? Lho, sampean shooting nggak bilang-bilang direkam dari belakang. Walaupun dihapus, uangnya mana?" bentak penunggang kuda itu.
Mulanya, wisatawan ini sangat keheranan karena mendadak dimintai uang mendadak. Dia tak tahu jika tidak diperbolehkan mengambil video. Akhirnya, dia pun mengiyakan apa yang diminta oleh si penunggang kuda itu dan mencoba untuk tetap tenang.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Padahal nggak ada larangan untuk mengambil foto atau video," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Jadi Pesona Mancanegara, 48 Ribu Wisatawan Australia Datangi Bali Pada 2022
Warganet lain ikut berkomentar. "Kayak Bromo punya dia aja, mau rekam pakai bayar segala," ujar warganet ini.
"Waduh, ngeri banget, apalagi gue orangnya suka ngefoto dan video. Habis banyak nih kalau kayak gini ceritanya," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Kejadian ini pun menjadi viral dan banyak dibagikan ke platform lain di media sosial.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana