Suara.com - Seragam pramugari di tiap maskapai negara memang memiliki ciri tersendiri. Tidak jarang seragam yang dikenakan menjadi maskot dari maskapai. Hal ini juga yang terjadi pada seragam pramugari Singapore Airlines.
Terbuat dari kain sarung tradisional dan memiliki motif yang unik membuat seragam ini terlihat ikonik. Namun sepertinya hal ini justru dimanfaatkan oleh orang lain untuk mengklaim seragam ini sebagai busana vintage dari Afrika.Tidak hanya itu, ‘busana vintage dari Afrika’ ini dijual dengan harga Rp900 ribu.
Situasi tidak biasa ini dibagikan oleh salah seorang pengguna Twitter, leyylaaah dan menjadi viral di Twitter. Dalam cuitannya perempuan ini memperlihatkan bila seragam mirip milik pramugari Singapore Airline dijual di e-commerce Depop. Aplikasi ini merupakan aplikasi penjualan pakaian bekas yang terkenal di kalangan anak muda.
Foto yang diunggah oleh perempuan ini memperlihatkan bila satu set busana yang terdiri dari atasan dan rok ini diklaim sebagai gaun vintage motif Ankara dari Afrika. Uniknya, dalam tangkapan layar tersebut sang model tidak hanya berpose berdiri saja, tetapi juga kayang.
Unggahan ini segera mendapat beragam tanggapan dari warganet. Ada yang fokus mengomentari busananya.
“Bayangkan mengenakan baju ini sebagai penumpang dalam penerbangan Singapore Airlines,” komentar salah satu warganet.
“Karena ‘africa’ terdengar lebih menarik. Saya pernah ketemu pedagang Afrika jual tas perca tanah abang di Singapura dan bilang itu kerajinan ibu-ibu di desa terpencil Afrika,”tambah warganet yang lainnya.
Ada pula yang salah fokus pada pose model yang mengenakan baju tersebut.
“Ini nggak ada yang mau bahas pose kayang diganjel kursinya apa? Kenapa dia kayang?” tanya warganet lain sembari memberikan emot menangis.
Baca Juga: Pramugari Ini Bocorkan Aturan Ketat soal Scarf, Wajib Dipakai Terus kecuali saat Makan
“‘Kainnya strecth kakak, nih kalau nggak percaya *kayang*,”tambah warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan