Suara.com - Bagi para pencari kerja, tahap interview atau wawancara kerja menjadi salah satu tahapan yang memerlukan banyak persiapan. Hal ini dikarenakan dalam beberapa perusahaan, hasil wawancara menjadi salah satu penentu besar seseorang diterima bekerja.
Saat wawancara kerja berlangsung, penting untuk menarik minat pewawancara, baik itu HRD maupun user. Dilansir dari newsweek, serang pembimbing karir, Stacey Perkins menjelaskan bila kandidat harus mempersiapkan diri dan membuat interviewer menyadari bahwa kandidat tertarik untuk bekerja di perusahaan ini.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar HR tertarik dan wawancara memberikan kesan yang baik. Untuk itu hindari 5 hal berikut ini!
Tidak Mempersiapkan Diri
Persiapan saat wawancara kerja penting untuk dilakukan. Persiapan ini tidak hanya berpusat pada pengetahuan yang dimiliki saja, tetapi persiapan lain seperti latihan berkomunikasi dengan recruiter.
Akan lebih baik bila kandidat menatap mata recruiter saat diajak berbicara, selain itu kandidat juga bisa menceritakan kemampuannya di luar dari yang ia tulis di CV. Jangan terlalu terpaku pada jawaban klise yang ada di internet, jadilah diri sendiri.
Terlalu Percaya Diri
Ya, kepercayaan diri memang diperlukan. Tetapi recruiter akan bosan mendengarkan cerita kandidat yang terlalu menyombongkan dirinya. Hal ini membuat recruiter merasa bahwa kandidat terlalu arogan.
Memakai Busana Yang Tidak Sesuai
Baca Juga: 4 Manfaat Riset Perusahaan Sebelum Melamar Pekerjaan, Jadi Lebih Siap!
Penampilan menjadi salah satu hal yang diperhatikan saat wawancara kerja. Menyesuaikan busana yang dipakai dengan budaya perusahaan juga menjadi hal yang baik. Tidak terlalu mencolok namun tetap sopan.
Berbohong Mengenai Pengalaman
Hal ini bisa jadi fatal karena HR bisa saja melacak pengalamanmu dengan cara yang tak terduga. Beberapa perusahaan bahkan tak segan melalukan social media checking, hingga financial checking untuk kandidat mereka. Jadi bersikaplah jujur.
Tidak Menyiapkan Pertanyaan Balik
Di ujung wawancara, ada baiknya kandidat turut berpartisipasi dengan melontarkan pertanyaan balik kepada recruiter. Akan tetapi, jangan sampai melemparkan pertanyaan yang receh ataupun sepele. Coba tanyakan kepada recruiter mengenai hal apa saja tersedia dari perusahaan untuk menunjang pekerjaan yang dilamar.
Nah itu dia 5 hal yang sebaiknya dihindari saat wawancara kerja. Selamat berjuang!
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular