Suara.com - Usaha restoran Holywings kini sedang berada di ujung tanduk. Imbas dari kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh tim promosi Holywings membuat salah satu bar terbesar di Indonesia ini harus menutup hampir semua cabangnya di seluruh Indonesia. Simak beberapa fakta usaha Hollywings berikut.
Hal ini bermula ketika pihak kepolisian menelusuri izin operasional Holywings yang ternyata hanya sebatas izin sebagai restoran, bukan tempat hiburan malam yang selama ini dikenal sebagai branding Holywings. Izin operasional sebagai restoran itu juga berlaku di 12 cabang Holywings yang tersebar di DKI Jakarta. Menanggapi kasus ini, akhirnya Gubernur DKI Anies Baswedan mencabut izin operasional dan Holywings terpaksa ditutup untuk sementara waktu.
Simak beberapa fakta usaha Holywings berikut.
1. Awal buka sebagai restoran nasi goreng
Sebelum Holywings dikonsep sebagai tempat hiburan malam berkedok restoran, Co-Founder Holywings Ivan Tanjaya mengungkap bahwa memang awalnya ide bisnis pertama yang ia lakukan adalah membuka restoran nasi goreng di ruko kawasan Kelapa Gading.
Namun, Ivan mengaku tak berhasil mengembangkan bisnis restoran nasi goreng tersebut hingga terpaksa menutup usaha tersebut.
2. Mulai kembangkan bisnis Holywings tahun 2014
Pengalaman Ivan saat ia berada di Beijing dan melihat fenomena masyarakat disana yang senang menonton live music sambil makan membuatnya menemukan ide bisnis baru.
Tahun 2014, ia pertama kali membuka outlet Holywings dengan konsep menjual sayap ayam dengan bumbu khusus dan minuman beralkohol sebagai side dish ditemani dengan live music. Proses pengembangan bisnis ini juga akhirnya membuat Holywings hampir 100% mengubah ritme bisnis menjadi tempat hiburan malam.
Baca Juga: Holywings Tidak Bisa Beroperasi Lagi di Jakarta, Begini Kata Ahmad Riza Patria
3. Usaha tempat hiburan malam terbesar di Indonesia
Perkembangan bisnis Holywings dibawah PT. Aneka Bintang Gading ini semakin pesat dari waktu ke waktu. Terbukti, 12 cabang Holywings berhasil dibuka oleh Ivan dkk. di penjuru Jakarta bahkan merambah ke kota besar lainnya di Indonesia. Tak heran jika nama Holywings semakin tersohor dan menjadi salah satu usaha tempat hiburan malam terbesar di Indonesia dengan mencapai puluhan cabang.
4. Pemilik saham terbesar
Walau dikenal sebagai salah satu pemilik saham, namun ternyata saham yang dimiliki oleh Nikita Mirzani dan Hotman Paris bukanlah yang terbesar. Saham terbesar Holywings saat ini dipegang oleh Marvin Saputra, Eka Setia W, Ivan Tanjaya, Jacky Lee, dan Kevin Sanjaya sebagai pemilik Holywings.
5. Status usaha Holywings ditangguhkan
Akibat kasus yang menimpa Holywings baru baru ini, hampir semua cabang Holywings di seluruh Indonesia harus ditutup mengingat adanya kebijakan dari pusat. Status operasional juga ditangguhkan sehingga membuat pihak Holywings ketar ketir dan harus berurusan dengan hukum.
Itulah deretan fakta usaha Hollywings yang kini ditutup sejumlah pemerintah daerah.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Holywings Tidak Bisa Beroperasi Lagi di Jakarta, Begini Kata Ahmad Riza Patria
-
Holywings Tidak Bisa Beroperasi Lagi di Jakarta, Begini Kata Ahmad Riza Patria
-
Komentar Terkait Nama Muhammad di Promo Miras Berujung Salah Paham, Deddy Corbuzier Minta Ucapannya Jangan Dipotong
-
Holywings Palembang Ditutup, Komisi II DPRD: Sebelumnya, Kami Pernah Panggil Manajemen Tapi Tak Hadir
-
Soal Nasib Ribuan Karyawan Holywings, Gus Nur Beri Komentar Pedas: Anak Istrimu Makan Gaji Haram
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu