Suara.com - Bertengkar dengan pasangan adalah hal yang lumrah dilakukan dalam rumah tangga. Tetapi, orang tua harus hati-hati, jangan sampai bertengkar di hadapan anak.
Pertengkaran sendiri pada dasarnya akan memengaruhi kondisi mental orang yang menyaksikannya, termasuk anak. Hal tersebut akan sangat memengaruhi mental dan berpengaruh terhadap perilakunya.
Melansir dari laman Parenting.firstcry, berikut beberapa dampak yang ditimbulkan ketika anak melihat orang tuanya bertengkar.
1. Membuat anak menjadi agresif
Ketika menyaksikan orang tua bertengar, anak bisa saja berpikir jika itu merupakan cara untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, anak juga akan melakukan hal tersebut untuk menyelesaikan masalahnya dengan orang lain.
2. Gangguan emosional
Melihat orang tuanya bertengkar akan berpengaruh kepada emosional anak. Ia berpotensi mengalami masalah kecemasan dan berbagai gangguan mental lainnya. Tidak hanya itu, anak juga mungkin akan merasa dirinya tidak aman dan memiliki harga diri yang rendah.
3. Gagal dalam hubungan
Akibat pertengkaran yang dilakukan orang tuanya, dapat memengaruhi hubungan pada anak ketika ia dewasa. Anak dapat meniru perilaku orang tuanya itu, dan mengekspresikan ketidaksetujuan dengan bertengkar. Dan itu membuat anak berpotensi mengalami kegagalan dalam hubungan yang dijalaninya.
4. Anak mengalami masalah kesehatan
Pertengkaran orang tua yang disaksikan oleh anak dapat menyebabkan depresi dan dapat memengaruhi kesehatannya. Biasanya anak akan mengalami gangguan makan dan berisiko terserang penyakit pencernaan.
Tidak hanya itu, ketika anak melihat orang tuanya bertengkar akan membuatnya selalu kepikiran. Hal itu juga bisa menyebabkan anak mengalami gangguan tidur yang berisiko menimbulkan berbagai penyakit lainnya.
5. Tingkat percaya diri yang rendah
Anak yang menyaksikan orang tuanya bertengkar biasanya menutup dirinya dari lingkungan sosial. Hal ini karena rasa malu dan tidak berharga yang dirasakannya. Dengan begitu tingkat kepercayaan diri anak menjadi rendah.
Baca Juga: Pasangan Bertengkar di Jalan, Suami Tendang Istri hingga Tersungkur, Warga Berdatangan Menolong
6. Sulit fokus dan konsentrasi
Menyaksikan orang tua bertengkar akan membuat anak sulit melupakannya. Ia akan selalu memikirkan kejadian tersebut. Hal ini yang membuatnya menjadi sulit untuk fokus dan konsentrasi terhadap hal yang dilakukannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut