Suara.com - Belakangan ini, penggunaan istilah people pleaser sering kali ditemukan. People pleaser adalah istilah yang biasanya merujuk pada seseorang yang selalu berbuat baik di depan orang lain. Namun, semua kebaikan tersebut dilakukan untuk mendapat pujian.
Namun, bukan di situ permasalahannya. Pasalnya, seseorang dengan sifat people pleaser justru bisa membahayakan dirinya sendiri meskipun tujuannya adalah membahagiakan orang lain.
Dilansir dari laman Very Well Mind, people pleaser adalah seseorang yang menempatkan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaan mereka sendiri. Orang-orang seperti ini akan terlihat menyenangkan. Mereka suka menolong dan baik hati.
Sayangnya, orang-orang seperti ini justru kesulitan mengetahui cara membahagiakan diri sendiri. Pada satu waktu, bukan tidak mungkin mereka akan mengorbankan dirinya sendiri atau menempatkan dirinya dalam situasi berbahaya demi kebahagiaan orang lain.
Ciri-Ciri People Pleaser
Menurut laman web md, people pleaser dapat dengan mudah diketahui dengan melihat tingkah laku seseorang, terutama bagaimana mereka memperlakukan orang lain. Beberapa cirinya antara lain:
1. Mudah Menyetujui Sesuatu
Bisa menjadi pendengar yang baik merupakan satu keterampilan mengagumkan. Mereka yang didengarkan secara seksama pun akan merasa dihargai. Namun, seorang people pleaser hanya akan mendengarkan dan selalu mengiyakan pendapat orang lain hanya demi mendapatkan kekaguman.
Baca Juga: Ini 5 Cara Berhenti Jadi People Pleaser, Gak Sehat Lho!
2. Meminta Maaf untuk Hal-Hal yang Tidak Perlu
People pleaser adalah mereka yang seringkali merasa bahwa kebahagiaan orang lain adalah tanggung jawab mereka. Jika seseorang sedang dalam keadaan badmood, mereka akan merasa bahwa mereka adalah masalahnya.
Tentu rasa penyesalan telah menyakiti seseorang adalah hal baik, namun jika Anda terlalu banyak meminta maaf untuk sesuatu yang tidak bisa Anda kendalikan, ini malah bisa berarti ada masalah yang lebih serius pada diri Anda.
3. Tidak Mampu Berkata Tidak
Jika Anda kesulitan untuk berkata tidak kepada orang lain ketika mereka meminta sesuatu, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda merupakan seorang people pleaser. Tentu saja lebih baik menolak ajakan seseorang di awal daripada Anda menolaknya di kemudian hari saat jadwal perencanaan semakin dekat.
4. Menggantungkan Nilai Diri Sendiri dari Pandangan Orang Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora
-
5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem
-
5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing
-
6 Tips Mencuci Celana Jeans agar Warnanya Tidak Pudar, Sederhana tapi Kerap Terlewat
-
5 Moisturizer Wardah dengan Tekstur Gel yang Ringan dan Cepat Meresap
-
5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai
-
5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap
-
Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat
-
Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya