Suara.com - Mega Sales atau festival belanja akhir tahun di tanggal kembar 10.10, 11.11, dan 12.12, kerap dimanfaatkan oleh brand untuk menjangkau audiens dengan cara baru dan efektif, termasuk di TikTok.
Namun, momen festival belanja tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya, mengingat saat ini Indonesia memasuki masa endemi, yang membuat semakin banyak orang mulai melakukan kegiatan fisik, termasuk berbelanja.
Perubahan dari pandemi menjadi endemi tentu berdampak pada strategi pemasaran brand. Pelanggan memang sudah bisa kembali berbelanja di toko offline, namun kebiasaan untuk mencari dan mendapatkan informasi produk ataupun promo secara online masih tetap ada.
"Oleh karena itulah, perlu ada perputaran informasi yang seimbang dan memadai antara online dan offline," ungkap Managing Director, Wavemaker Indonesia, Amir Suherlan, sebuah global media agency yang berpengalaman membantu brand di seluruh dunia untuk strategi pemasaran beberapa waktu lalu.
Penemuan informasi mengenai produk dan brand juga kerap terjadi di periode festival belanja atau Mega Sales. Dari hasil survei TikTok terhadap ratusan pengguna dan non-pengguna TikTok di Indonesia, 71 persen dari responden menemukan brand atau produk baru pada periode ini.
Bahkan sebagian dari mereka juga mencari informasi lebih jauh tentang brand tersebut. Sebanyak 7 dari 10 responden juga mendapatkan informasi ini dengan menonton konten yang me-review produk incaran mereka.
Di fase pencarian informasi ini, brand yang masuk dengan konten menghibur, baik melalui kolaborasi dengan kreator ataupun iklan, bisa mendorong pengguna untuk melakukan pembelian.
Dari survei yang sama, terlihat bahwa 3 dari 10 pengguna melakukan pembelian setelah melihat iklan yang menghibur di TikTok. Momen Mega Sales yang dipenuhi promo juga memicu lebih banyak pembelian, tepatnya 3.5 kali lipat lebih banyak, dan bahkan hampir sebagian adalah pembelian yang tidak direncanakan.
Engagement pengguna saat momen Mega Sales bertahan lama
Baca Juga: Viral Bapak Tua Cari Nafkah Bermodal Timbangan, Rela Dibayar Seikhlasnya
Pengalaman pengguna TikTok yang merasa terhibur dengan konten pemasaran dan berbelanja selama Mega Sales tidak berhenti setelah periode selesai, seperti yang diungkapkan 80 persen responden survei.
Hal ini sejalan dengan temuan bahwa video yang dibuat pengguna dan brand tentang kegiatan belanja dengan tagar #haul dan #unboxing mendapatkan lebih banyak views, yang akhirnya membuat gaung tentang produk dan brand bertahan lebih lama, bahkan setelah periode festival belanja berakhir.
Kolaborasi dengan kreator yang menghibur dan otentik untuk mendorong pembelian (purchasing)
Bagian besar dari budaya di TikTok adalah kreator. Komunitas pengguna TikTok yang beragam dan inklusif memandang kreator lebih relateable, dan kolaborasi dengan brand pun bisa tersajikan dengan otentik.
Hal ini terlihat dari hasil survei yang sama, di mana 1 dari 3 responden mengatakan bahwa mereka melakukan pembelian setelah melihat rekomendasi dari kreator, dan itu berarti 2.5 kali lipat lebih banyak dibanding pengguna di platform lain.
TikTok, kata Head of Business Marketing, TikTok Indonesia, Sitaresti Astarini, memimpin dalam menjadi entertainment-first, yang mengedepankan konten storytelling atau edukasi, otentik, menciptakan tren dan memberikan rekomendasi, serta menghibur dan tidak memberikan kesan 'memaksa' untuk membeli.
"Unsur hiburan bisa mengakselerasi penemuan informasi yang menjadi pembelian, memudahkan brand untuk terlibat dengan komunitas TikTok yang aktif, serta memenangkan momen Mega Sales dengan konten yang menarik dan tentunya menghibur," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!
-
Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya
-
4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna