Suara.com - Milenial atau usia produktif kelahiran 1981 hingga 1996 sering dipandang sebelah mata terkait masalah keuangan. Ini karena adanya anggapan milenial punya gaya hidup boros dan mudah terbawa arus.
Inilah sebabnya menurut Financial Planner Edwin Limanta, penting bagi milenial punya pengetahuan tentang perencanaan keuangan dan disiplin menjalaninya sebagai bekal di masa depan.
"Kebutuhan akan berubah dan bertambah seiring meningkatnya karir, bertambahnya usia, dan saat mewujudkan rencana berumah tangga. Biaya hidup juga akan meningkat seiring meningkatnya inflasi sehingga jika kita tidak melatih diri dan mulai disiplin dalam perencanaan keuangan maka mustahil akan memiliki simpanan yang cukup untuk persiapan masa depan," ungkap Edwin melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (7/7/2022).
Apalagi menurut Edwin karir seseorang kerap memiliki batasan usia, apalagi ada kemungkinan risiko gagal pensiun dengan nyaman.
Berikut ini 10 cara mengelola uang milenial yang sebaiknya sudah menerapkan perencanaan keuangan sedini mungkin menurut Edwin, seperti sebagai berikut:
1. Bedakan Keinginan dengan Kebutuhan
Berhasil pada usia muda tentu membanggakan tapi juga penuh godaan karena pengaruh gaya hidup dan circle pertemanan. Biasanya pengeluaran aktualisasi diri cenderung membengkak.
Untuk itu, hal pertama dalam perencanaan keuangan adalah mampu membedakan keinginan dan kebutuhan.
2. Utamakan Kebutuhan Kini dan Masa Depan
Baca Juga: Milenial Perlu Paham Perencanaan Keuangan, Ini 10 Tips Penting yang Harus Diingat!
Kebutuhan masa kini dan masa depan yaitu berupa sandang (pakaian), pangan (makanan sehari-hari), dan papan (tempat tinggal atau rumah), karena biaya hidup cenderung tidak stabil bahkan naik seiring inflasi.
3. Bergaya Sederhana
Sederhana tidak akan membuat derajat jadi rendah. Misalnya, mereka yang bekerja di area Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan SCBD, Jakarta dapat memanfaatkan fasilitas MRT atau Trans Jakarta ketimbang memaksakan diri membeli mobil pribadi demi gengsi, dan berkutat dengan kemacetan.
4. Alokasikan Rumus Pendapatan
Jika sudah memiliki penghasilan, sebaiknya alokasikan pendapatan yang diperoleh dengan konsep keuangan.
Bisa menggunakan rumus 40-30-20-10, yaitu 40% pendapatan dianggarkan untuk keperluan sehari-hari, 20% cicilan produktif, 10% cicilan konsumtif, 20% aset rencana jangka panjang, serta 10% untuk keperluan sosial.
Tag
Berita Terkait
-
Gaya Hidup PayLater: Solusi atau Awal Masalah Keuangan?
-
Tren 2026 is the New 2016: Mengapa Gen Z dan Milenial Merindukan Kesederhanaan Media Sosial?
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek