Suara.com - Salah satu kandungan berbahaya yang terdapat dalam kosmetik adalah merkuri. Senyawa logam yang mudah dijumpai dalam batu-batuan, biji tambang ini dapat merusak kesehatan.
Bahan aktif ini populer dalam produk pemutih kulit karena dapat menghambat pembentukan melanin (zat warna kulit). Hasilnya kulit akan terlihat lebih cerah dalam waktu yang singkat.
Dikutip dari laman hellosehat.com, merkuri justru menyimpan segudang bahaya bagi kesehatan yang seharusnya dapat dihindari, mulai dari alergi kulit hingga hingga masalah ginjal.
Ciri-ciri wajah yang terkena merkuri
- Muncul ruam kemerahan pada kulit wajah
- Mengalami perubahan kulit wajah yang sangat cepat dan berbeda dengan warna kulit dasar
- Terbentuk jaringan parut
- Wajah terasa gatal dan perih
- Kulit mudah kelupas
- Rentan terkena infeksi jamur dan bakteri
Setelah mengetahui ciri-ciri wajah terkena merkuri, alangkah baiknya Anda mengecek produk kosmetik yang Anda gunakan. Jangan sampai Anda menggunakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.
Beberapa ciri kosmetik yang mengandung bahan merkuri, diantaranya:
- Tidak mempunyai nomor registrasi yang terdaftar di BPOM
- Tekstur krim cenderung kasar
- Produk dengan memakai merkuri akan beraroma seperti belerang, mempunyai bau logam yang menyengat.
- Tekstur pada cream sangat lengket, untuk mengelabui konsumen, produsen akan menambahkan bedak dingin agar testurnya lebih encer
- Saat produk dipakai, tidak akan menyatu dengan kulit. Hal ini disebabkan, produk yang memakai merkuri tidak bisa bercampur dengan minyak alami kulit
- Bila wajah Anda sudah terlanjur menggunakan produk kosmetik yang mengandung merkuri dan wajah Anda juga sudah terpapar bahan kimia berbahaya tersebut.
Apabila Anda sudah terlanjur menggunakan kosmetik yang mengandung merkuri dan mulai terasa dampaknya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dampak lanjutannya yang lebih serius. Diantaranya adalah sebagai berikut :
- Menghentikan penggunaan kosmetik untuk sementara waktu, agar kulit bisa bernapas sejenak sehingga kulit dapat pulih secara maksimal.
- Gunakan bahan alami untuk mendetoks wajah, cara ini berfungsi untuk mengangkat metal yang berbahaya dari wajah.
- Buah strawberry dapat digunakan sebagai eksfoliasi, buah ini bermanfaat untuk mengangkat sel kulit yang mati.
- Mengatur pola makan yang baik juga salah satu cara menghilangkan merkuri pada kulit wajah.
- Perbanyak konsumsi suplemen selenium, vitamin C, dan E serta menambah asupan serat agar proses cerna lebih cepat.
- Perbanyak minum air putih untuk menghilangkan racun dalam tubuh, nantinya racun aka terbuang melalui keringat dan urine.
- Jika wajah sudah dirasa pulih, bisa menganti produk skincare dengan yang baru. Namun kali ini haru harus lebih tepat, dengan memperhatikan ijin BPOM serta memperhatikan kandungan d idalamnya.
Demikian tadi ulasan mengenai ciri-ciri wajah yang terkena merkuri. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Baca Juga: Ini Bahaya Merkuri dalam Kosmetik, Bisa Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh?
Tag
Berita Terkait
-
Ini Bahaya Merkuri dalam Kosmetik, Bisa Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh?
-
Ciri-Ciri Kosmetik Mengandung Merkuri, Waspadai Warna dan Baunya!
-
Bisa Berbahaya, Begini Cara Minimalisir Peredaran Kosmetik Palsu di Pasaran
-
5 Tersangka Kasus Kosmetik Ilegal di Makassar Segera Masuk Ruang Sidang
-
Gerakan Back To Nature Dorong Peningkatan Kosmetik Tematik
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?