Suara.com - Berbagai jenis tanaman hias sudah jadi bagian yang penting dari desain interior hunian. Kehadiran tanaman selalu disebut membawa tampilan ruangan yang lebih asri dan nayaman di mata. Kemudian, udara dan suasana ruangan yang lebih alami, segar, bersih, dan sehat.
Sebenarnya, udara di dalam ruangan bisa jadi lebih sehat dan bersih dengan adanya tanaman di atas meja nakas atau rak dinding. Merujuk pada prinsip respirasi tanaman yang paling dasar, tanaman akan mengubah karbon dioksida yang ada di dalam ruangan menjadi oksigen yang membuat udara menjadi lebih nyaman untuk bernapas.
Lebih lanjut, banyak tanaman hias yang umumnya dipasang di dalam ruangan punya kemampuan menyerap racun dan zat-zat berbahaya yang bertebaran di udara. Misalnya nikotin dari asap rokok, zat-zat kimia dari aroma cat atau thinner, atau partikel berbahaya pada asap dapur dari masakan yang gosong.
Terlebih elemen-elemen berbahaya ini tidak kasat mata dan baru akan memperlihatkan efeknya dalam jangka panjang. Maka dari itu, tidak ada salahnya menaruh beberapa jenis tanaman yang mampu menjadi penyerap racun yang bertebaran di udara pada ruangan-ruangan di rumah.
Meskipun sudah memiliki air purifier, memasang tanaman akan semakin mengoptimalkan penyerapan-penyerapan racun dalam ruangan, terutama pada sudut-sudut yang tidak terjangkau air purifier. Tanaman pun juga relatif lebih terjangkau dan indah untuk dekorasi daripada air purifier.
Dekoruma sudah mengumpulkan lima tanaman yang terbukti mampu menyerap berbagai racun dan zat berbahaya yang bertebaran di udara, guna membuat rumah menjadi tempat yang lebih sehat, terutama bagi buah hati dan lansia.
1. Lidah Mertua
Salah satu tanaman yang masih populer di kalangan pecinta tanaman, bahkan sempat digandrungi banyak orang. Lidah mertua atau yang juga dikenal sebagai sansevieria dikenal dengan daun hijaunya yang tumbuh tinggi memanjang ke atas dengan ujung yang tajam.
Selain punya tampilan yang cantik dan menarik, ternyata lidah mertua juga mampu menyerap racun-racun di udara seperti formaldehida, benzena dan trikhloroetana. Lidah mertua juga menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen untuk udara dan pernapasan yang lebih segar.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tanaman Hias yang Cocok untuk Anak Kos, Enggak Ribet!
2. Chrysanthemum (Bunga Krisan)
Dikenal sebagai campuran pada minuman teh yang berguna untuk mengobati masalah kesehatan, bunga krisan memang punya khasiat untuk menjaga kesehatan pemiliknya. Tampilannya yang warna-warni dengan ruas-ruas kelopak yang banyak juga membuatnya jadi tanaman hias yang cantik untuk ditaruh di dalam ruangan.
Sebagai tanaman penyerap racun, bunga krisan mampu menyerap zat-zat berbahaya seperti benzena, formalin/formaldehyde, amonia, dan xylene. Ruangan pun akan semakin terlihat menawan karena warna-warni bunga krisan yang mumpuni.
3. Peace Lily
Karakteristik utama dari peace lily atau lili perdamaian adalah bunganya yang berwarna putih, dengan kelopak yang berbentuk tetesan air, dan memiliki putik bunga berserabut yang tumbuh tinggi menjulang.
Tidak hanya mampu menyerap racun, tanaman peace lily juga mudah dirawat karena tetap bisa tumbuh dalam kondisi minim matahari. Peace lily sendiri mampu menyerap zat-zat berbahaya seperti formaldehida, benzena, trichloroethylene, toluena, dan xilena.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?