Suara.com - Banyak generasi muda seringkali takut tidak bisa memiliki rumah atau Tingginya inflasi membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola pengeluarannya karena harga barang dan jasa yang semakin tinggi.
Belum lagi, akses dan transportasi juga jadi pertimbangan dalam membeli rumah dan hunian. Dalam keterangannya, General Manager Bintaro Jaya High Rise, Arum Prasasti mengatakan bahwa kaum urban yang bekerja di Jakarta dapat menghabiskan 30 persen dari pendapatan mereka untuk transportasi, terutama kendaraan pribadi.
Selain biaya bensin yang tak menentu harganya, biaya jalan tol, parkir, pemeliharaan kendaraan, bahkan depresiasi nilai kendaraan menjadi biaya yang tidak sedikit harus ditanggung. Namun, jika mereka tinggal di kawasan yang nyaman dan mudah menjangkau transportasi publik, fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan sehari-hari, maka biaya-biaya perjalanan tersebut dapat dikurangi sangat signifikan.
"Alih-alih, mereka dapat memanfaatkan penghematan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti menyekolahkan anak di sekolah yang lebih baik, menggunakan fasilitas kesehatan yang lebih berkualitas, dan mengkonsumsi nutrisi yang lebih bergizi untuk keluarga” ujar Arum Prasasti, General Manager Bintaro Jaya High Rise.
Situasi tersebut yang membuat pihaknya kemudian mengembangkan Bintaro Plaza Residences, kawasan mixed-use seluas 29 Ha yang merupakan pengembangan TOD (Transit Oriented Development) Stasiun Pondok Ranji.
"Kami berusaha memahami akan kebutuhan sarana mobilitas dan aksesibilitas dalam beraktivitas dengan membangun kawasan hunian yang saling terhubung dengan fasilitas dan akses transportasi publik berbasis TOD (Transit Oriented Development)," kata Arum.
Bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia, kini wajah Stasiun Pondok Ranji telah diremajakan dan akses baru Stasiun Pondok Ranji yang nyaman dan bebas macet pun telah dibuka di bulan Maret 2022. Akses baru ini berada di dalam kawasan Bintaro Plaza Residences. Dari stasiun ini, pusat bisnis Sudirman Jakarta dapat dicapai hanya dalam 20 menit dengan hanya 3.000 rupiah saja.
"Mengusung konsep one stop living bagi profesional muda yang kreatif, Tower Creativo ini pun menjadi hunian yang ideal dan mengikuti perkembangan zaman," kata dia.
Hanyaya berjarak 380 meter dari akses baru Stasiun Pondok Ranji melalui pedestrian beratap yang nyaman, Tower Creativo memiliki seamless connection dari kereta commuter line. D
Baca Juga: Heboh! Razman Arif Nasution Tetiba Datangi Rumah Uya Kuya Malam Hari
engan kemudahan ini, profesional kreatif penghuni dapat lebih cerdas dalam mengelola keuangannya sambil tetap meningkatkan kualitas hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI