Suara.com - Banyak pasangan mendambakan memiliki sepasang anak, laki-laki dan perempuan. Bagi mereka yang memiliki lebih dari satu anak dengan jenis kelamin sama, umumnya akan terus mencoba sampai mendapat jenis kelamin lainnya. Dan sebagian besar akan berhenti berusaha setelah 3-5 kali percobaan, dan memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi.
Tetapi, tidak dengan pasangan asal Inggris ini. Alexis Brett dan David, memiliki sepuluh anak laki-laki dan sangat mendambakan kehadiran bayi perempuan. Meski telah memiliki 10 anak, mereka terus mencobanya.
Pada kehamilan ke-11 Alexis pada 2019, barulah pasangan itu dikaruniai bayi perempuan pertama yang diberi nama Cameron. Setelah memiliki 10 anak laki-laki berturut-turut, Alexis terkejut mengetahui bahwa dia akan memiliki seorang anak perempuan dan tidak akan lagi tinggal di rumah yang semuanya laki-laki.
Tak lama setelah itu, Alexis memiliki anak ke-12 yang kembali laki-laki dan diberi nama Orran.
Tampaknya Alexis dan David tidak puas hanya dengan satu anak perempuan. Usaha mereka terus berlanjut sampai akhirnya kembali hamil untuk yang ke-13 kalinya, di usia Alexis yang sudah 42 tahun, dan bayi tersebut telah dipastikan berjenis kelamin perempuan.
Alexis, yang merupakan ibu rumah tangga, mengatakan bahwa dia sudah cukup dan anak ke-13 akan menjadi yang terakhir baginya. Sementara anak pertamanya saat ini berusia 17 tahun.
"Saya punya anak laki-laki lagi, dan saya akan melahirkan anak perempuan lagi pada tanggal 13 bulan ini. Keluarga itu besar sebelumnya tetapi bahkan lebih besar sekarang," ujarnya, dikutip dari Mirror.
Bagi Alexis, sebenarnya tak masalah memiliki anak laki-laki maupun perempuan. Meski selama belasan tahun lebih berpengalaman mengasuh anak laki-laki, menurutnya, cara merawat anak perempuan tak jauh berbeda.
Dengan belasan anak yang seluruhnya masih tinggal satu atap dengannya, Alexis harus mencuci sebanyak 49 kali setiap minggu
Rumahnya juga tentu memiliki banyak kamar untuk ditempati anak-anaknya.
"Kami memiliki lima kamar tidur, kami memiliki tiga kamar dalam satu kamar dan semuanya berbagi," ujarnya.
Alexis merasa tubuhnya "kebal" terhadap sebagian besar alat kontrasepsi. Itu sebabnya, setelah kelahiran anaknya ke-13, ia berencana untuk melakukan steril.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya