Suara.com - Beragam cara dilakukan untuk merayakan Hari Anak Nasional atau HAN 2022. Salah satunya dengan kegiatan yang dilakukan di Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar, di Ancol, Jakarta Utara.
Dalam acara tersebut, anak-anak diberikan edukasi mengenai kesehatan, kebersihan, gelaran nonton bareng, juga memberi semangat agar tetap hidup sehat dan optimis di tengah keterbatasan.
Acara sendiri dihadiri oleh anak-anak peserta didik Sekolah Ibu Kembar yang sangat antusias mengikuti acara puncak perayaan HAN 2022 yang disiarkan langsung dari Kebun Raya Bogor.
Pendiri Sekolah Ibu Kembar, Sri Rossyati dan Sri Irianingsih - mengatakan, momen HAN 2022 dapat mengingatkan semua pihak, untuk bersama-sama berkolaborasi, mengangkat harkat dan martabat anak-anak agar mendapat pendidikan dan perlindungan yang lebih baik.
Sri Rossyati berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong anak-anak semakin bersemangat mencapai cita-cita, dan semakin mengerti pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan.
Acara tersebut didukung oleh Asosiasi Perusahan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak atau APPNIA, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Ketua Umum APPNIA, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, gelaran nonton bareng dimaksudkan untuk memberikan edukasi dan semangat kepada anak-anak, bahwa masih ada pihak yang menyayangi mereka di tengah keterbatasan.
"Melalui perayaan HAN 2022 bersama Sekolah Darurat Ibu Kembar, kami berharap dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk terus semangat menggapai cita-cita sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh," ujar Vera dikutip dari siaran pers, Senin (8/8/2022).
Disampaikan Vera, semua pihak perlu bersama-sama berkolaborasi untuk memberikan ruang bagi tumbuh kembang anak. Pasalnya, lanjut Vera, kemajuan bangsa berkolerasi dengan perkembangan anak-anak.
Baca Juga: Peringatan Hari Anak Nasional di Suku Baduy
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 23 Juli, dan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi seluruh komponen bangsa dan menguatkan daya ungkit program pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak anak.
HAN jadi momen penting menggugah kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjamin pemenuhan hak anak. Hak anak yang dimaksud adalah hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dari diskriminasi, dan hak untuk berpartisipasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
-
Meniatkan Kurban Satu Ekor Kambing untuk Satu Keluarga, Bolehkah?
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya