Suara.com - Kebersihan menjadi hal utama bagi sebuah usaha kuliner. Penemuan benda asing di dalam potongan ayam goreng tentu akan membuat pelanggan kecewa.
Salah satu contohnya seperti seorang pelanggan di Korea Selatan yang menemukan puntung rokok di ayam goreng pesanan mereka. Dilansir dari Allkpop, pada tanggal 9 Agustus, seorang netizen membuat unggahan berjudul "Saya memesan ayam goreng dan mendapat puntung rokok goreng" di komunitas online populer, Nate Pann.
"Saya memesan ayam goreng tanpa tulang melalui aplikasi pengiriman, dan saya menemukan sesuatu yang tampak seperti tulang. Ketika saya perhatikan dengan seksama, itu adalah puntung rokok," tulis warganet tersebut pada unggahannya.
Ia juga menyebutkan bahwa ayam tersebut didapatkan dari merek ayam waralaba kecil di Kota Masan. Atas penemuan itu, ia pun segera melapor ke pihak restoran.
Sayangnya, pihak restoran bahkan tak meminta maaf hingga warganet tersebut memutuskan untuk mengunggah cerita ini. “Ketika saya perhatikan dengan seksama, itu adalah puntung rokok. Saya menelepon restoran cabang dan mengeluh, tetapi sikap mereka membuat saya marah," ungkapnya.
Restoran itu mengatakan ada dua pemilik, seorang wanita, dan seorang pria. Mereka berdua mengatakan bahwa mereka tidak merokok dan menyatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan apa-apa.
Pihak restoran kemudian mengatakan itu mungkin adalah sebuah kentang goreng dan mengatakan untuk menyicipinya. Mereka juga terus mencoba menutup telpon dan memintanya untuk menyingkirkan bagian tersebut dan memakan sisanya.
Akhirnya, pemilik restoran itu pun datang ke rumah dan mengakui itu adalah benar puntung rokok. Meski demikian, pemilik tak meminta maaf hingga akhir.
"Jadi saya sangat marah dan mengatakan saya akan melaporkan mereka ke Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan dan memberi tahu mereka bahwa saya akan menghubungi mereka ketika hasilnya keluar. Ketika saya melakukan itu, mereka meneriaki kami, memberi tahu kami untuk tidak hidup seperti itu. Lol," kata warganet ini.
Warganet ini juga menghubungi kantor pusat waralaba itu dan mereka terus mengklaim bahwa pemilik toko tersebut tidak merokok. Mereka mengatakan akan mengambil ayam itu kembali, dan wanita ini pun mengatakan benar-bernar akan mengirimkannya ke Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ketika Estetika Scandi-Cool dan Kultur Urban Jakarta Bertemu dalam Langkah Kaki
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam
-
20 Kata-kata Ucapan Idul Adha yang Menyentuh Hati, Paling Tulus untuk Keluarga dan Sahabat
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
4 Serum Pencerah Lokal BPOM untuk Kulit Kusam agar Wajah Terlihat Lebih Glowing
-
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Panduan Lengkap dan Bacaan Niatnya
-
5 Sepatu Lari Hoka dengan Bantalan Super Empuk untuk Daily Run hingga Long Run
-
Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar
-
Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan
-
4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus