Suara.com - Pernahkah Anda mencari pakaian kesayangan yang sudah lama tidak terlihat dan menemukannya dalam keadaan berjemur? Ini menjadi hal yang wajar ketika Anda menyimpan pakaian di tempat yang lembab dan jauh dari sinar matahari atau tidak memiliki sirkulasi udara yang baik.
Meski jamur dapat dengan cepat meresap ke dalam kain, untung saja masih ada cara menghilangkan jamur pada pakaian sehingga Anda bisa kembali memakainya dengan nyaman.
Dilansir dari laman bobbila, berikut 5 langkah mudah hilangkan jamur pada pakaian.
1. Cuci dengan boraks atau cuka
Setelah menemukan pakaian yang dipenuhi jamur, segera rendam dengan air yang telah dicampur boraks atau cuka. Gunakan ½ cangkir boraks atau 1 cangkir cuka putih dan rendam selama satu jam.
Setelah itu, gunakan sikat scrub untuk menggosok pakaian yang ada jamurnya. Jangan lupa untuk menggunakan masker dan sarung tangan saat melakukannya.
2. Jemur di bawah matahari langsung
Langkah kedua untuk membersihkan jamur pada pakaian adalah dengan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari setelah dicuci. Sinar UV dan panas alami ini akan membantu membunuh sisa jamur dan lumut.
Pada hari berawan atau musim dingin, gunakan pengering rambut atau pakaian untuk menggantikan peran matahari. Keringkan sampai benar-benar kering, karena kelembaban merupakan tempat kesukaan jamur untuk berkembangbiak.
Baca Juga: Hati-Hati, 5 Item Pakaian Ini Berbahaya bagi Kesehatan Jangka Panjang!
3. Lakukan pemeriksaan bau
Setelah dijemur, ciumlah bau pakaian untuk memastikan bahwa jamur benar-benar sudah hilang. Jika masih tercium bau apek, ulangilah langkah membersihkan pakaian dari jamur mulai dari awal.
4. Simpan di tempat kering, bersih, dan berventilasi baik
Tentu saja tidak ada gunanya jika setelah membersihkan jamur, Anda kembali menyimpan pakaian di ruangan yang lembab tanpa sirkulasi udara yang bagus. Oleh karena itu, simpan pakaian yang telah dibersihkan di tempat kering dan tambahkan juga desinfektan atau kamper untuk membunuh spora jamur yang mungkin masih tersisa.
5. Jangan menyimpan pakaian yang masih basah
Cara menghilangkan jamur pada pakaian selanjutnya adalah dengan menghindari penyimpanan pakaian yang masih lembab. Jangan juga membiasakan meninggalkan pakaian kotor di tempat cucian terlalu lama karena area gelap dan pakaian menumpuk ini akan mendorong spora jamur tumbuh dan menyebar. Segera cuci pakaian kotor dan keringkan sampai benar-benar kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout