Suara.com - Tak sedikit aktris dan penyanyi mancanegara yang melebarkan sayap ke dunia fesyen dan membuka merek pakaian sendiri. Namun, tak sedikit pula yang justru menghadapi kerugian yang besar dan terlilit banyak utang.
Kondisi tersebut seperti yang dialami oleh Victoria Beckham. Dikutip dari laman berita Daily Mail UK, istri David Beckham ini dikabarkan mengalami masa yang sulit untuk mempertahankan lini pakaian dan kencantikan miliknya.
Anggota Spice Girls ini resmi mengeluarkan brand pakaiannya pada tahun 2008 dengan menjual koleksi gaun. Sampai hari ini, brand Victoria Beckham telah merilis banyak produk, mulai pakaian, tas, sampai produk kecantikan.
Sayangnya, memulai bisnis fashion secara independen memang bukan hal yang mudah dan tak hanya tentang bakat. Brand miliknya dikabarkan terlilit utang yang besar sampai harus mengambil jalan diskon besar-besaran.
Melalui sebuah laporan audit yang diajukan pada tahun 2021, banyak yang ragu akan kelanjutan brand miliknya ini. Sejak diluncurkan dan dijual ke publik, sudah ada utang mencapai 46 juta Poundsterling atau Rp679 miliar.
Walaupun begitu, ibu dari Brooklyn Beckham ini memilih untuk melanjutkan brand tersebut. Banyak yang menyebutnya sebagai proyek yang sia-sia, tapi brand tersebut memberikan identitas kepada Victoria.
Sayangnya, tidak berhenti di situ, kerugian terus menjadi dan utang yang perlu dibayar semakin bertambah. Kini brand milik Victoria Beckham ini terlilit utang sampai sekitar 53,9 juta USD atau mencapai Rp958 miliar.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak perusahaan tampaknya memulai jalan dengan mengadakan diskon besar-besaran. Berbagai produk milik brand ini dijual dengan diskon sampai 70 persen.
Salah satu outlet yang menjualnya, The Outnet, telah mengubah diskon pakaiannya yang sebelumnya hanya 30 persen. Selain itu, satu gaun dijual dengan harga yang dikurangi hampir 1,300 Poundsterling atau sekitar Rp23 juta.
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan sebelum Membeli Barang, Jangan Kalap!
Sementara itu, untuk koleksi terbarunya, AW21 dilaporkan cukup laris di pasaran dan habis dalam beberapa bulan setelah resmi diluncurkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual