Suara.com - Tidak hanya memanjakan penciuman, manfaat essential oil juga membantu meredakan stres hingga mengurangi radang sendi. Essential oil sendiri diperoleh dari proses penyulingan ekstrak kulit bunga, biji, batang, kulit, atau bagian tanaman lainnya.
Minyak esensial sering digunakan sebagai aromaterapi dengan berbagai pilihan aroma yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Dilansir dari laman health cleve and clinic, berikut 7 manfaat essential oil berdasarkan aromanya.
Lavender - mengurangi stres
Lavender memiliki aroma lembut yang membawa banyak manfaat saat dihirup. Anda bisa menambahkannya ke bak mandi atau diffuser untuk dijadikan aromaterapi. Anda juga dapat mencampurkannya dengan minyak wangi untuk dijadikan pengharum tubuh.
Lavender dapat membantu mengatasi stres, nyeri, dan gangguan tidur. Sebelum digunakan sebagai aroma essential oil, lavender kerap digunakan sebagai bahan pembersih di rumah sakit.
Tea tree - mengatasi infeksi kulit
Tea tree oil dikenal sebagai salah satu bahan pengobatan untuk masalah kulit, mulai dari iritasi hingga jerawat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakannya untuk mengatasi kurap.
Namun, encerkan terlebih dahulu dengan minyak kelapa atau jojoba. Hal ini tidak terlepas dari tea tree yang bersifat antijamur, antibakteri, dan antiseptik.
Peppermint - meredakan mual
Baca Juga: Kenali 6 Jenis Parfum Ini agar Tak Salah Pilih
Salah satu khasiat peppermint essential oil yang sudah banyak dikenal adalah meredakan mual. Dengan campuran teh, Anda bisa merasakan kenikmatan peppermint sekaligus menenangkan perut Anda dari iritasi lambung. Minyak peppermint juga dikenal sebagai bahan anti jamur, anti inflamasi, dan antimikroba.
Kayu Putih – melancarkan pernapasan
Eucalyptus adalah minyak esensial yang bagus untuk persediaan selama musim dingin. Ini akan meredakan hidung tersumbat dengan membuka saluran hidung sehingga Anda bisa bernapas dengan lebih mudah.
Kandungan antimikroba dan anti inflamasinya juga dapat meredakan rasa sakit dan melawan virus herpes simpleks. Jangan menelan minyak kayu putih dan jauhkan dari anak-anak atau hewan peliharaan.
Lemongrass - membunuh bakteri
Lemongrass memiliki aroma jeruk yang kuat dan dikenal dapat membantu menghilangkan stres, kecemasan, dan meredakan gejaka depresi. Sifat antibakterinya menjadikannya obat alami yang baik untuk penyembuhan luka dan membunuh bakteri. Ini membuat berbagai minyak dengan kandungan lemongrass menjadi bahan pengobatan kurap atau kaki yang gatal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa
-
Apakah Hari Ini Boleh Puasa? Ini Penjelasan Hari Tasyrik setelah Iduladha
-
10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol setelah Makan Daging Kurban
-
Loose Powder Diaplikasikan dengan Apa? Ini Rahasia Makeup Lebih Halus dan Tahan Lama
-
Apa Larangan pada Hari Tasyrik? Ini Amalan yang Dianjurkan
-
10 Cara Olah Daging Kambing Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus
-
Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas? Ini Estimasi Daya Tahannya