Suara.com - Punya penghasilan tiga digit? Siapa yang tak mau? Erica Richardo, seorang entrepreneur, painter, dan sekaligus kreator konten yang juga founder @by.painters, berbagi rahasia untuk mendapatkan penghasilan tiga digit.
Erika Ricardo mulai memasuki ranah TikTok April 2020 silam setelah sebelumnya memproduksi konten seni di Instagram dengan nama @morningdate. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian publik pada kontennya tidak bertahan lama karena dirasa jarang menunjukan sisi dirinya sebagai pemilik.
Ia kemudian mulai menerapkan personal branding dengan memasukkan unsur personal dan entertainment melalui kesehariannya dalam membuat lukisan sehingga lebih menunjukan “sisi manusia” ketimbang hanya berjualan. Alhasil, Erika pun semakin banyak dikenal orang dan ikut mendongkrak popularitas bisnis lukisannya.
Seperti Erika, selama ini mungkin banyak UKM yang mengeluarkan sumber daya melimpah untuk membangun branding produk, tapi ternyata penjualannya tidak terdongkrak naik juga. Dan setelah ditelusuri, salah satu penyebabnya adalah mungkin si pemilik lupa ‘to humanize the brand’.
Ya, kadang kala, calon pelanggan ingin mengenal siapa sosok di balik brand tersebut. Dan itu sebabnya, penting bagi kamu para pebisnis untuk mulai membangun personal branding agar dapat lebih mengenalkan value brand produk.
Erica, saat menyadari bahwa dirinya kurang melakukanpersonal branding, ia kemudian menganalisisnya dengan cara berikut:
1. Memproduksi 20 konten untuk mengetahui efektivitas konten yang diciptakan pada awal karirnya sebagai kreator konten. Unggah video sebanyak-banyaknya dan sesering mungkin untuk memperbesar kesempatan kontennya menarik target pasar.
2. Memastikan pembawaan dan visual yang menarik agar audiens betah berlama-lama pada akunnya, sehingga algoritma TikTok memberikan konten serupa pada audiens. Menurut Erika, konten yang diproduksi harus bersinggungan langsung dengan pengguna, seperti kesehariannya sebagai mahasiswa dan kesedihan yang biasa Erika alami yang dituangkannya melalui lukisan.
3. Memperhatikan kualitas konten dengan editan yang rapi dan memasukkan ciri khas sebagai pembeda dengan brand maupun content creator lainnya. Tidak lupa, Erika menerapkan 2 seconds rule; yakni 2 detik pertama pada video akan menentukan penonton akan bertahan atau tidak hingga akhir video.
Baca Juga: 5 Cara Menarik Perhatian Followersmu, Jangan Sampai Dianggap Spam
Gadis berusia 20 tahun yang juga pendiri @by.painters ini mengatakan, “Personal branding tentu penting dilakukan demi memberitahu audiens terkait keunikan, identitas, kemampuan, serta nilai-nilai yang dimiliki sang pelaku UMKM dan brand yang dijalankannya.”
Memperlihatkan personal branding bisa ditampilkan mulai dari gaya berpakaian, berbicara, dan gaya hidup pelaku usaha yang mencitrakan brand tersebut. Sebab, citra diri yang positif dan menarik akan berpengaruh pada kredibilitas, baik untuk pelaku usaha maupun brand.
Mengutip siaran pers tertulis dari Ninja Xpress, ternyata ada empat alasan kenapa personal branding sangat penting, yaitu:
- Menonjolkan Brand yang Dimiliki Pelaku Usaha.
- Membangun Koneksi dan Relasi yang Lebih Luas.
- Meningkatkan kredibilitas brand terhadap konsumen.
- Mempertegas Ciri Khas Autentik dari Brand dan Produk.
Personal branding dapat membangun persepsi konsumen mengenai nilai dan kualitas yang dimiliki dan menjadi strategi yang tepat untuk mengenalkan dan promosi. Jika personal branding terus menerus dilakukan, maka citra baik pelaku usaha akan terus diingat yang pada akhirnya akan tercermin pada citra brand itu sendiri sehingga keunggulan brand tentu akan lebih mudah diingat dalam benak pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana