Suara.com - Kemajuan teknologi dunia digital, salah satunya menghasilkan perubahan sikap dari generasi muda di mana wawasan kebangsaannya makin pudar.
Selain itu masyarakat Indonesia yang dikenal dengan pribadi sopan santun, namun di dunia digital menipis. Bahkan Warganet Indonesia mendapatkan predikat paling tidak sopan se-Asia Tenggara dari survei Digital Civility Indeks (DCI) versi Microsoft.
Budaya Indonesia mulai redup, panggung-panggung mulai diisi budaya asing. Selanjutnya di ruang digital penggunanya mulai bingung untuk membedakan mana yang merupakan hal-hak digital mana kebebasan berekspresi.
Fenomena ini juga berkaitan dengan toleransi, dan kita lupa bahwa ada namanya batasan privasi sehingga tidak semua seluk-beluk pribadi orang bisa kita ulik di dunia digital. Terkait hal itu, ada juga permasalahan pelanggaran hak cipta dan karya intelektual.
"Kita perlu menghayati dan mendalami bahwa bangsa Indonesia punya budaya dan nilai-nilai Pancasila yang tidak hanya di kehidupan nyata saja perlu diterapkan tetapi juga di dunia digital," kata Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia, Cut Meutia Karolina saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI/Jakarta Banten, dalam keterangannya, Kamis, (31/8/2022).
Ia mengingatkan bahwa setiap pengguna media digital memiliki kebebasan berekspresi namun tetap perlu menghargai perbedaan pendapat dan tetap menerapkan etika sopan santun di dunia digital.
Perilaku di dunia digital juga seharusnya tidak berbeda dengan dunia nyata yang menjunjung tinggi tata nilai kesopanan. Seperti bicara kasar, ujaran kebencian, perilaku bullying, tidak bisa dilakukan di dunia nyata dan digital.
Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.
Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI/Jakarta, Banten merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.
Baca Juga: Sedang Stres? Yuk Puasa Media Sosial dan Ketahui 4 Manfaatnya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Promo Alfamart Personal Care Fair, Borong Skincare dan Bodycare Diskon hingga 50 Persen
-
Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review
-
Booth Ini Jadi Spot Seru Liburan Sekolah di Jakarta Fair 2026
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat
-
Beda Parfum EDT dan EDP, Mana yang Cocok untuk Pemakaian Sehari-hari?
-
4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier