Suara.com - Kemajuan teknologi kini tak lagi hanya dimanfaatkan untuk sekadar komunikasi dan interaksi. Tapi perkembangan ruang digital itu juga bisa dimanfaatkan untuk berkreasi dan membuat konten positif.
Hal tersebut diungkapkan oleh Content Writer dan penerjemah, Zulfan Arif dalam Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ia mengatakan bahwa untuk menjadi kreatif di ruang digital dengan cara mengamati, meniru, dan memodifikasi.
Ia pun memberikan tips dalam bersikap kreatif yaitu proaktif yakni aktif dalam mencari referensi, terbuka yang berarti siap dalam menerima hal baru, bertindak dari diri sendiri, santun yang bermakna tidak boleh menyakiti dan merugikan orang lain.
Zulfan pun mengajak para peserta webinar untuk membuat konten positif di ruang digital.
Buatlah konten positif di ruang digital yang mengandung hal positif seperti inspiratif, edukatif, informatif, dan menghibur. Ruang digital adalah ruang tanpa batas yang dihuni oleh seluruh penduduk atau warga pribumi. Maka dari itu utamakanlah sikap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam bermedia digital,” jelasnya.
Sementara itu, Dosen Universitas Sriwijaya, membawakan materi Etika Digital, Anang Dwi Santoso, menjelaskan jika kompetensi literasi digital yang terkait dengan etiket atau etika berinternet yaitu mengakses, menyeleksi, memahami, memproduksi, memverifikasi berita yang ada di dunia digital, berpartisipasi dalam membangun refleksi sosial, serta berkolaborasi dengan nyaman di platform digital.
Selain itu ia pun memaparkan tindakan etis yang dilakukan apabila mendapati konten negatif, yakni menganalisis konten negatif itu, memverifikasi konten negatif, serta memproduksi konten positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Literasi digital berguna untuk membantu masyarakat dalam berpikir kritis dalam melawan konten negatif yang tersebar luas di platform media sosial,” ungkap Anang.
Baca Juga: Curhat Pilu Kekasih Brigadir J : Jangan Sakit, Kalau Sakit Abang Sedih
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Apakah Masih Boleh Puasa Jika Sudah Mendengar Suara Takbir? Ini Penjelasannya
-
4 Ucapan Sungkem dari Menantu ke Mertua dalam Bahasa Jawa Agar Terlihat Sopan
-
Ucapan Meminta Maaf Saat Lebaran Pakai Bahasa Jawa: Halus, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
Kenapa Pohon Tidak Bergerak Saat Lebaran Menurut Islam? Ini Penjelasannya
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?
-
Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah
-
Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami
-
Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya
-
Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah
-
Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari