- Etude meluncurkan Kong Kong Blusher di Indonesia untuk menjawab kebutuhan tren makeup natural ala idol K-pop.
- Produk ini diformulasikan dengan pigmen buildable yang mudah dibaurkan guna menghasilkan rona pipi cerah dan menyatu alami.
- Tersedia dalam lima varian warna seharga Rp155.000, blusher ini mendukung teknik aplikasi multifungsi untuk berbagai kebutuhan kulit.
Suara.com - Siapa yang tidak pernah frustrasi saat mengaplikasikan blush, lalu warnanya langsung “pop-up” terlalu pekat di pipi? Alih-alih mendapatkan efek segar dan natural, yang muncul justru tampilan berlebihan dan sulit dibaurkan.
Kondisi ini cukup umum terjadi di Indonesia, di mana banyak produk blush, baik powder maupun cream memiliki pigmentasi tinggi yang sulit dikontrol.
Ditambah dengan iklim tropis yang membuat makeup lebih cepat bergeser dan pudar, hasil akhir yang diharapkan glowing sering kali berubah menjadi patchy.
Di tengah tantangan tersebut, tren makeup pun ikut bergeser. Tampilan ala idol K-pop kini menjadi acuan baru, dengan fokus pada rona pipi yang menyatu dengan kulit dan terlihat seperti berasal dari dalam.
Bukan lagi soal warna yang kuat, melainkan bagaimana blush bisa memberikan dimensi halus yang membuat wajah tampak segar, sehat, dan effortless. Tren “no-makeup makeup” yang menonjolkan tekstur kulit asli pun semakin menguat di kalangan makeup enthusiast di Indonesia.
Melihat perubahan preferensi ini, Etude menghadirkan Kong Kong Blusher sebagai jawaban atas kebutuhan akan perona pipi yang lebih adaptif. Berbeda dari blusher konvensional yang langsung memberikan warna intens, produk ini diformulasikan untuk menyatu dengan kulit secara bertahap.
Hasilnya adalah efek #InnerGlowChargeCheek, rona pipi yang tampak bercahaya alami dari dalam, seamless, dan dapat dibangun intensitasnya tanpa terlihat berat.
“Kini tren makeup mengarah pada tampilan natural dan skin-like. Namun, tantangan terbesar bagi para pecinta makeup di Indonesia sering kali bukan pada pilihan warna, melainkan pada kontrol intensitas produk saat diaplikasikan ke wajah," ujar Zahrah Ayu Novianti, Marketing Etude Indonesia.
"Kong Kong Blusher kami hadirkan dengan formula buildable, mudah di-blend, dan versatile untuk berbagai teknik yang sedang populer di Asia,” tambah dia.
Baca Juga: 7 Blush On Terbaik untuk Makeup Merona dan Awet Sepanjang Hari
Kehadiran lima pilihan warna dalam Kong Kong Blusher semakin mempertegas pendekatan yang fleksibel ini. Mulai dari Peach Kong dengan nuansa peach hangat yang segar dan cocok untuk iklim tropis, Pink Kong yang memberikan kesan cerah dan youthful, hingga Mauve Kong yang lebih muted untuk tampilan sophisticated.
Ada pula Slow Kong yang sangat subtle untuk efek “barely-there”, serta Rose Kong yang menghadirkan sentuhan romantis yang tetap natural. Seluruh warna tersebut dirancang agar tidak menciptakan kontras berlebihan, melainkan menyatu dengan berbagai undertone kulit.
Teknik Penggunaan Blush yang Viral
Menariknya, tren penggunaan blush juga berkembang menjadi lebih eksploratif. Di komunitas beauty Asia, termasuk China, blush cair kini sering dimanfaatkan tidak hanya sebagai perona pipi, tetapi juga sebagai concealer ringan hingga highlight.
Dengan aplikasi tipis menggunakan sponge, warna-warna nude seperti Peach Kong atau Slow Kong dapat membantu menyamarkan kemerahan atau bekas jerawat ringan, menciptakan tampilan kulit yang lebih merata tanpa layering produk yang berat.
Pendekatan ini sejalan dengan filosofi makeup modern yang mengutamakan efisiensi sekaligus hasil yang tetap natural.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Terpopuler: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M Viral, 7 Parfum Lokal Wangi Kayak Habis Mandi
-
6 Zodiak yang Punya Daya Tarik Alami, Bikin Semua Mata Tertuju Padanya