Suara.com - Terdapat berbagai cara untuk merawat kulit, salah satunya adalah skincare routine, mulai dari 10 steps Korean skincare routine, chizu saeki method, dan masih banyak lagi. Baru-baru ini, juga ada teknik moisture sandwich yang banyak digunakan untuk merawat kulit wajah, terutama menjaga kelembapannya.
Apakah Anda pernah mendengar tentang metode moisture sandwich dan bagaimana efeknya pada kulit wajah? Yuk, simak artikel di bawah untuk tahu jawabannya!
Dilansir dari laman byrdie, moisture sandwich adalah salah satu perawatan wajah yang berfokus untuk melembapkan kulit dengan melapisinya. Metode ini digunakan untuk menjebak supaya air tetap tertahan di dalam kulit.
Moisture sandwich dilakukan dengan cara meletakkan produk yang lebih ringan dan berair sebagai lapisan pertama skincare dan dilanjutkan dengan produk bertekstur lebih berat atau tebal. Cara ini akan membuat air terperangkap lebih lama di dalam kulit dan membuatnya tetap terhidrasi.
Tidak hanya pada area kulit wajah, Anda juga bisa menggunakan metode ini untuk perawatan kelembapan bibir.
Moisture sandwich untuk bibir
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membasahi bibir dengan air mengalir. Setelah itu, saat masih lembap segera oleskan pelembap bibir sederhana kesukaan Anda, kemudian lanjutkan dengan lip balm.
Membasahi bibir dengan air akan membuat pelembap mudah terserap, sementara lip balm akan mengunci penyerapan tersebut.
Baca Juga: Jangan Salah Langkah! Ini 5 Tips Merawat Kulit Wajah Berminyak
Moisture sandwich untuk wajah
Sebelum menerapkan moisture sandwich, pastikan bahwa kulit wajah Anda sedang tidak kering, basuhi dengan air mengalir atau gunakan face mist yang kini banyak dijual. Setelah itu, lapisi dengan moisturizer, lalu face oil yang bisa disesuaikan dengan kondisi wajah Anda.
Sebagai catatan, hindari untuk melakukan teknik pelapisan ini dengan bahan-bahan dengan kandungan seperti retinol, exfoliating acid, dan sejenisnya karena ini akan memperbesar potensi kulit Anda iritasi.
Seberapa penting moisture sandwich?
Penerapan moisture sandwich sebenarnya kembali lagi pada kebutuhan masing-masing karena ini hanyalah metode ekstra untuk perawatan optimal. Namun, jika Anda memiliki tipe kulit kering, teknik moisture sandwich ini patut untuk dicoba karena memiliki fokus utama untuk menghidrasi kulit sehingga tidak mudah terlihat kering dan kusam.
Demikian informasi mengenai moisture sandwich. Selamat mencoba. Semoga berhasil mendapatkan kulit lembap, sehat, dan cerah!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
7 Lipstik Matte Transferproof Anti Bibir Kering, Warna Tahan Lama Seharian
-
5 Rekomendasi Bedak yang Tidak Waterproof, Mudah Dibersihkan dan Tak Menyumbat Pori
-
Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
-
Daftar 9 Prodi Paling Unik di Indonesia Berpeluang Kerja Tinggi dan Bergaji Besar
-
1 Mei Tak Cuma Hari Buruh, Tanggal Ini Juga Jadi Momen Bersejarah bagi Papua
-
Zahwa Massaid Sekarang Tinggal di Mana? Mesra Kondangan Bareng Jefri Nichol
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Bansos Apa yang Cair Mei 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya Pakai NIK KTP
-
4 Rekomendasi Parfum HMNS yang Cocok untuk Wanita, Wangi Tahan Lama