Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengakui jika baju bekas atau baju thrifting dari luar negeri jadi salah satu ancaman brand fashion lokal.
Ini karena baju hasil thrifting cenderung lebih murah, sehingga jadi pilihan baru bagi masyarakat Indonesia.
"Sebenarnya iya, tetapi ya itu tadi kita nggak menafikan bahwa memang di setiap ini ada risiko," ujar Direktur Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti saat ditemui suara.com di acara Tokopedia beberapa waktu lalu.
Sayangnya menurut Yuana, Kemenparekraf belum ada pembahasan khusus terkait hal ini, tapi ia berjanji akan memberikan awareness dan edukasi kepada masyarakat terkait baju bekas yang bisa mengancam brand fashion lokal.
"Lebih murah dan juga impor dari luar. Mungkin kita juga harus tanya ke Kemenperin ya tentang perindustrian, dan juga Kemendag, aturannya ada atau nggak untuk melarang itu sih yang kemudian menjadi tantangan buat kita," ungkap Yuana.
Meski begitu, Yuana juga memastikan belum ada satupun brand lokal yang merasakan dampak terkait baju bekas hasil thrifting, tapi bukan tidak mungkin bisa jadi ancaman di kemudian hari.
"Nah ini bagaimana sekarang kita memberikan pengertian kepada masyarakat untuk terus meyakinkan mereka, bahwa brand lokal ini bagus bagus sebenarnya, lebih ke edukasi sih, jadi itu si mbak, edukasi," tutur Yuana.
Apalagi menurutnya selain mengancam brand lokal, ada juga ancaman kesehatan yang membayangi baju thrift, seperti bakteri yang terbawa dari luar negeri karena tidak bisa menjamin bahwa baju tersebut bersih.
"Dan itu baju thrifting itu belum tentu dicuci lho. itu kan jadi penyakit juga, jadi ya edukasi penting," ungkapnya.
Baca Juga: Promosikan Pariwisata dan Film Indonesia,Kemenparekraf Gandeng Netflix
Selebihnya saat ini, kata Yuana, Kemenparekraf sudah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan penjualan brand fashion lokal di Indonesia, dengan berbagai program seperti Bangga Buatan Indonesia.
"Bangga Buatan Indonesia ini kan, kenaikan kemarin Harbolnas kan kenaikannya sangat massif, kalau nggak salah sampai Rp 8 triliun ya untuk produk lokal. Itu keren banget dan itu ternyata berhasil loh kampanye ‘bangga buatan Indonesia’ ini lumayan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?
-
Baju Bekas Numpuk, Saatnya Cobain Konsep Less Waste Versi Fashion?
-
Ingin Less Waste tapi Hobi Thrifting? Kamu Mungkin Melakukan Kesalahan Fatal Ini
-
Lawan Algoritma e-Commerce Lewat Kurasi Keras: Rahasia Pak Sammy Jaga Nyawa Woodstock di Pasar Santa
-
Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement