Suara.com - Sudah menjadi hal yang biasa ketika melihat para pegawai bioskop XXI gaya rambut mereka selalu dicepol. Beberapa orang pasti mengira hal itu ada dalam SOP pekerjaan agar terlihat rapi.
Namun, siapa sangka ternyata terdapat alasan konyol dibalik gaya rambut para mbak-mbak XXI. Apalagi yang mengungkap alasan ini adalah pegawai bioskop XXI langsung.
Melalui unggahan di akun TikTok hiditaa, ia mengungkap alasan mengapa rambutnya harus dicepol ketika sedang bekerja di bioskop. Meski alasannya terkesan seperti bercanda, tetapi beberapa warganet mengaku ini sangat masuk akal.
Dalam video itu, si pemilik akun dengan salah satu temannya memperlihatkan gaya rambut mereka yang telah dicepol dan rapih. Keduanya pun terlihat sudah memakai seragam, ada warna hitam dan merah.
Pada video itu juga mereka menuliskan sebuah caption seperti ini.
"Kenapa rambut mbak XXI dicepol?" tulis si pemilik akun.
Kemudian, video itu bertransisi berubah latar di tempat yang gelap dan menunjukan kedua pegawai XXI yang rambutnya digerai pada suasana yang gelap. Sound video itupun sangat mendukung.
Ternyata alasan mereka tak menggerai rambut karena akan terlihat menyeramkan jika berada di ruang gelap ketika film sedang diputar.
Unggahan video itu tentu saja langsung banjir komentar dari warganet. Tak sedikit juga warganet yang setuju dengan alasan kocak dibalik rambut dicepol para pegawai XXI.
Baca Juga: Kapan Jadwal One Piece Red di XXI Tayang? Jangan Sampai Terlewat!
"Ngakak banget, tapi masuk akal si soalnya biar nggak ketakutan kitanya," komentar seorang warganet.
"Tapi bener, kemarin aku kaget pas nonton ada mbak-mbak XXI lewat rambutnya nggak dicepol," ujar warganet lain.
Ada juga warganet yang berkomentar seperti ini. "Ngerti kak, bisa gitu ya ternyata perkara rambut doang,"
Sementara itu, hingga Kamis (8/9/2022) unggahan video itu telah dilihat sebanyak 3,3 juta penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Rekening Donasi Dibekukan: Penegakan Hukum atau Pembatasan Demokrasi?
-
BRI Dekat Dengan Pekerja Migran Indonesia Lewat Program Tali Kasih "Teman Seperjuangan"
-
Pramono Ungkap Kronologi Rombongan Fortuner-Alphard Terobos CFD Sudirman: Sudah Dihalau Malah Maksa
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Usut Karhutla Sampai Akar! Audit Korporasi dan Proses Hukum hingga Level Manajemen
-
Hukum Memperingati Maulid Nabi Menurut Ulama, Begini Penjelasannya
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan