Suara.com - Suami penulis Dewi Lestari, Reza Gunawan meninggal dunia pada Selasa (6/9/2022). Setelah proses kremasi selesai, diketahui keluarga melakukan pelarungan abu jenazah di laut Ancol, Jakarta pada Kamis (8/9/2022).
Hal itu disampaikan Dee Lestari, sapaan akrab Dewi setelah proses kremasi rampung. Menurutnya, hal ini dilakukan lantaran cuaca sedang mendukung.
"Langsung dilarung di Ancol, di Marina," kata Dee Lestari di Pluit, Jakarta Utara.
Selain itu, kata Dee, pelarungan ini akan menjadi akhir dari perjalanan Reza Gunawan yang sempurna.
"Karena cuaca kebetulan mendukung, dan perjalanannya [Reza] segera rampung dengan sempurna," ucapnya.
Seperti dilansir Cremation Society, saat ini, ada lebih banyak pilihan daripada sebelumnya untuk membuang abu orang terkasih yang dikremasi. Mereka dapat disimpan dalam guci dekoratif, dibagi menjadi guci yang lebih kecil untuk anggota keluarga, dibuat menjadi kembang api, tinta tato dan bahkan dikirim ke luar angkasa.
Banyak keluarga telah menemukan kenyamanan dalam menggunakan sedikit abu dalam menciptakan perhiasan yang bermakna untuk mengingat orang yang dicintai. Namun, salah satu cara paling populer untuk membuang abu adalah dengan menyebarkannya ke tempat yang mungkin bermakna bagi orang yang dicintai saat masih hidup.
Di luar keterjangkauan, menyebarkan abu memiliki beberapa makna yang mendalam. Ini memiliki hubungan yang sangat kuat dengan banyak agama terbesar di dunia. Berikut adalah beberapa alasannya.
1. Melambangkan "Melepaskan"
Baca Juga: Setelah Berkomunikasi Batin, Dewi Lestari Melarungkan Abu Jenazah Reza Gunawan di Laut
Penyebaran abu adalah simbol dari aspek fisik dan emosional melepaskan orang yang dicintai. Ini dapat membantu mereka yang berduka lebih baik melepaskan kesedihan mereka. Hal ini dapat menantang tetapi pada saat yang sama membebaskan. Keluarga memang akan tidak memiliki tempat atau situs kuburan tertentu untuk dikunjungi, namun mereka milik angin.
2. Melambangkan Penaburan Benih
Beberapa orang memandang penyebaran abu seperti menabur benih, seperti awal yang baru. Menyebarkan abu memiliki arti Alkitabiah yang mengacu pada kematian menjadi kehidupan dan debu menjadi debu. Ketika abu disebarkan, terutama ke hutan, laut atau area alami, mereka menjadi bagian dari bumi yang memberi mereka tujuan baru.
3. Bisa Melambangkan Infinity (Ketidakterbatasan)
Ketika abu tersebar di atas dan ke dalam air yang bergerak, mereka dikatakan mengalir selamanya. Ini mewakili perjalanan abadi saat air bergerak dalam siklus tak terbatas.
4. Memberikan Rasa Nyaman
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri
-
Ditanya Soal Kemungkinan Jatuh Cinta Lagi, Dee Lestari Beri Jawaban Unik
-
Bikin Terkejut! Titi DJ Bocorkan Rencana Konser Perdana Dee Lestari
-
Dari Proyek Rahasia Keluarga Jadi Karya Publik, Dee Lestari Siap Rilis Buku Anak 'Bintang Utara'
-
Disadarkan Musik Sembuhkan Luka, Dee Lestari Bikin Album Lagi Usai 18 Tahun Vakum
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut