Entertainment / Music
Rabu, 03 Juni 2026 | 19:30 WIB
Dee Lestari merilis album baru bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta usai 18 tahun vakum [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Dee Lestari merilis album baru berjudul (Jangan) Jatuh Cinta berisi delapan lagu, menandai kembalinya ia ke dunia musik sejak album Rectoverso (2008).
  • Keputusan merilis album dipicu oleh rasa hampa setelah kehilangan suami dan ayahnya, di mana ia menemukan kembali semangat hidupnya melalui musik.
  • Inspirasi dan pemulihan batinnya bermula dari momen sederhana menyanyi sendirian di rumah menggunakan fasilitas karaoke kecil di depan sebuah sofa kosong.

Suara.com - Setelah menepi selama 18 tahun, Dee Lestari kembali ke belantika musik Indonesia dengan merilis album berjudul (Jangan) Jatuh Cinta.

Bukan tanpa alasan karier bermusiknya ia hidupkan lagi. Semua terjadi karena rentetan duka yang ia alami.

Pada 2022, suami Dee Lesta, Reza Gunawan meninggal dunia. Berselang satu tahun, ayahnya yang dipanggil ke pangkuan Tuhan.

"Empat tahun terakhir saya kehilangan dua pria utama di hidup," kata Dee Lestari dalam konferensi pers di Blok M, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Mei 2026.

"Hati saya kok ada yang mati ya?" ujarnya lagi.

Perasaan hampa itu tetap ada meski ia disibukkan dengan berbagai aktivitas.

"Saya bisa fungsional tapi saya bisa merasakan kayak nggak ada api di hati saya, gitu," ungkap pelantun lagu Malaikat Juga Tahu ini.

Kemudian, pada suatu momen, Dee Lestari melihat temannya berkaraoke. Hasrat bermusiknya pun mulai menggeliat lagi.

"Dan saat itu, gara-gara melihat satu teman saya karaoke, saya bilang, 'Kok asyik banget nih karaoke. I wish saya diajakin,' tapi saat itu nggak diajakin, gitu kan," ujarnya mengenang.

Baca Juga: Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an

Kejadian itu kemudian mendorong Dee Lestari membuat fasilitas karaoke kecil-kecilan di rumah.

"Jadi saya bikin set up di rumah, pakai laptop, pakai bluetooth speaker, nyetel YouTube, pasang mic, nyanyilah saya di depan sofa kosong, malam-malam waktu itu," kisahnya.

Rutinitas menyanyi sendirian, dengan adanya sofa kosong menjadi terapi pemulihan yang sangat efektif bagi jiwanya.

"Saya nyanyi lagu-lagu yang saya suka, dan di malam itu juga tiba-tiba saya merasakan kayak ada api menyala lagi di hati saya, gitu," jelas penyanyi bernama asli Dewi Lestari ini.

Sejak malam itu, Dewi Lestari menyadari, musik memiliki kekuatan besar untuk menyembuhkan luka batin yang ia rasakan.

"Dan kesimpulan saya hari itu adalah, wah, ternyata menyanyi menyembuhkan saya," tambahnya.

Dee Lestari merilis album baru bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta usai 18 tahun vakum [Suara.com/Rena Pangesti]

Semangat baru inilah yang akhirnya melahirkan album berisi delapan lagu baru, termasuk kolaborasi menarik bersama Afgan dan musisi lainnya.

"Karena itulah saya kemudian menyambut baik ide untuk bikin album ini karena saya merasa menyanyi menyeimbangkan saya, menyalakan api di hati saya, gitu," kata Dee Lestari.

Album (Jangan) Jatuh Cinta merangkum delapan lagu di dalamnya. Lagu itu antara lain (Jangan) Jatuh Cinta, Patah Hati, Kabarku, Hujan Bulan Juni (ft. Gardika Gigih), Jadi Udara, Perahu Kertas, Cuma Satu Nama (ft Afgan) dan Bintang Utara.

Load More