Suara.com - Salah satu pahlawan nasional perempuan Indonesia dari Sumatera, yakni Hajjah Rangkayo (HR) Rasuna Said muncul di Google Doodle pada hari ini, Rabu (14/9/2022).
Jika kursor diarahkan ke gambar tersebut, maka akan ada tulisan "Ulang Tahun ke-112 Rasuna Said". Google Doodle kali ini dibuat sebagai bentuk penghargaan kepada Rasuna Said.
Rasuna Said lahir di Desa Panyinggahan, Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada 14 September 1910.
Di tahun 1930, ia berhenti mengajar lantaran merasa perlu melakukan perjuangan politik, sebab ia beranggapan bahwa kemajuan perempuan tidak hanya diperoleh dari sekolah saja.
Dalam masa-masa pergerakan kemerdekaan Indonesia ia dikenal sebagai sosok yang lantang bersuara untuk membela hak-hak perempuan lewat jalur politik. Beliau pun ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1974.
Seperti halnya Raden Ajeng (RA) Kartini, Rasuna Said juga memperjuangkan persamaan hak antara pria dan wanita. Namun perlu diketahui, ada beberapa pahlawan nasional perempuan selain Rasuna Said dan RA Kartini yang tak henti memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia.
Siapa saja? Berikut daftarnya melansir dari laman Direktorat K2KRS Kementerian Sosial.
1. Maria Walanda Maramis
Merupakan pendidik dan penggiat hak-hak perempuan dari Minahasa. Ia adalah sosok pendobrak adat, pejuang kemajuan dan emansipasi perempuan di dunia politik dan pendidikan. Ia mendirikan organisasi bernama Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunannya (PIKAT) pada 8 Juli 1917, dengan tujuan memajukan pendidikan perrempuan Minahasa.
Baca Juga: Google Rayakan Hari Lahir Rasuna Said Lewat Doodle, Perempuan Pejuang Kemerdekaan
Pada 1919 Maria berhasil memperjuangkan kaum perempuan Minahasa mendapatkan hak suara untuk memilih wakil rakyat di Minahasa Raad
2. Raden Dewi Sartika
Peduli dengan pendidikan kaum perempuan, Dewi Sartika membuat sekolah bernama Sekolah Isteri di Pendopo pada 16 Januari 1904. Lalu, sekolah ini berganti nama menjadi Sekolah Kaoetamaan Isteri di tahun 1910 dan berubah lagi menjadi Sekolah Raden Dewi pada September 1929.
Membuat tulisan berjudul ”De Inlandsche Vrouw” (Wanita Bumiputera) ia menghendaki adanya persamaan hak antara laki-laki dan wanita. Untuk pekerjaan yang sama dilakukan seorang wanita, harus diberi pendidikan.
3. Nyai Ahmad Dahlan
Lahir dengan nama Siti Walidah, Nyai Ahmad Dahlan merupakan tokoh emansipasi perempuan yang memprakarsai berdirinya perkumpulan Sopo Tresno pada tahun 1914 untuk wanita Islam. Perkumpulan ini fokus pada tiga bidang, yaitu dakwah, pendidikan, dan sosial untuk membina generasi muda, terutama perempuan Islam agar tekun, gigih, dan berpendidikan.
Nyai Ahmad Dahlan terus melakukan perjuangannya bahkan setelah suaminya meninggal dunia.
4. Rohana Kuddus
Rohana Kuddus adalah salah satu pahlawan nasional perempuan yang berasal dari Sumatera Barat. Ia merupakan tokoh pendidik sekaligus tokoh pers pertama yang memperjuangkan hak-hak perempuan lewat media cetak melalui koran Soenting Melajoe yang terbit tahun 1912.
Tag
Berita Terkait
-
Muncul Ilustrasi Rasuna Said di Google Doodle Hari Ini, Pahlawan Perempuan yang Dijuluki Singa Betina
-
HR Rasuna Said jadi Google Doodle Hari Ini, Berikut Profil Singkat Sosok Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia
-
Mengenang Rasuna Said, Pejuang Emansipasi Wanita yang Menjadi Google Doodle Hari Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak