Suara.com - Keinginan untuk menjaga dan melindungi pasangan merupakan hal yang baik. Namun, overprotektif adalah perkara lain. Segala sesuatu yang berlebihan, termasuk overprotektif, justru bisa membuat hubungan asmara menjadi tidak sehat.
Apakah Anda memiliki pasangan overprotektif atau malah Anda sendiri yang bersikap seperti itu? Dirangkum dari Bright Side, berikut beberapa ciri pasangan overprotektif yang perlu Anda ketahui.
1. Terlalu cepat mengungkapkan perasaan
Orang yang overprotektif biasanya terlalu cepat mengungkapkan perasaan, bukannya coba menunggu sebentar untuk melihat kira-kira akan ke mana arah hubungan tersebut dibawa.
Orang-orang ini juga berusaha, bahkan cenderung memaksa Anda berkomitmen. Mereka mungkin sering menyanjung Anda demi membuat Anda percata bahwa hidupnya menjadi jauh lebih baik karena kehadiran Anda. Itu adalah bagian dari caranya mengingat Anda.
2. Terlalu mudah cemburu
Ada terlalu banyak hal yang bisa membuatnya cemburu, bahkan mungkin segalanya. Mereka selalu cemas karena berpikir ada banyak orang yang ingin merebut Anda.
Pasangan overprotektif bisa saja cemburu walau Anda cuma mengobrol singkat dengan seseorang. Dia juga sangat sering bertanya di mana Anda berada, dengan siapa, atau membicarakan hal apa saat bertemu dengan orang lain.
3. Memisahkan Anda dari teman Anda, terutama lawan jenis
Baca Juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini Apabila Kamu Tak Ingin Diselingkuhi
Waspada jika pasangan Anda melakukan hal seperti ini. Dia bahkan bisa dibilang tidak ingin Anda berteman dengan siapa pun karena itu akan membuat fokus Anda padanya berkurang.
Dia mungkin bersikap manipulatif. Akibatnya, Anda mungkin selalu merasa bersalah saat meninggalkannya sendiri karena Anda memilih pergi dengan orang lain. Anda dianggap sebagai pasangan tidak pengertian.
4. Anda sering disalahkan
Saat pasangan marah atau terjadi pertengkaran, dia akan menyalahkan Anda. Jangankan minta maaf saat jelas-jelas dirinya bersalah, orang yang overprotektif cenderung suka memutar balikkan fakta.
Lalu, bagaimana cara menghadapi pasangan overprotektif. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain:
1. Membuat batasan dalam hubungan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI
-
Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite
-
RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!