Suara.com - Menjalankan gaya hidup ramah lingkungan ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Bahkan sebenarnya tidak hanya bermanfaat terhadap pelestarian lingkungan, tapi juga untuk manusia itu sendiri.
Menurut Puteri Indonesia Lingkungan 2018 Vania Herlambang, memang butuh waktu agar gaya hidup ramah lingkungan itu jadi kebiasaan sehari-hari.
"Semakin sering kita lakukan, akan semakin cepat menjadi kebiasaan. Bahkan apa yang kita lakukan juga dapat menginspirasi orang di sekitar. Sehingga bersama-sama kita menciptakan tren gaya hidup yang dapat berdampak baik bagi bumi kita," kata Vania dalam ajang Playfest 2022: Reactivate Your Sense, beberapa waktu lalu.
Tren gaya hidup ramah lingkungn juga perlu mendapat dukungan dari pelaku usaha. Vania menambahkan, bila pelaku usaha turut menghadirkan inovasi dan inisiatif ramah lingkungan, maka masyarakat sebagai konsumen juga akan turut mengedukasi diri sendiri mengenai isu lingkungan dan mulai melakukan tindakan nyata.
“Sebenarnya kitalah yang membutuhkan bumi sebagai tempat tinggal yang nyaman, bukan sebaliknya. Penerapan gaya hidup ramah lingkungan lebih simple dari yang kita bayangkan, bahkan dapat mengurangi biaya hidup," imbuhnya.
Dalam studi Who Cares, Who Does yang dilakukan oleh Kantar di 2020, jumlah konsumen yang lebih peduli terhadap produk ramah lingkungan di Indonesia ternyata meningkat hingga 112 persen dari 2019 ke 2020.
Selain itu, lebih dari 50 persen konsumen Indonesia mengaku lebih terdorong untuk memberikan aksi nyata, dan sekitar 20 persen konsumen berupaya untuk mengurangi sampah.
Survei terbaru yang dilakukan Kantar pada 2021 terhadap lebih dari 9.000 orang dari Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang berusia di atas 18 tahun juga terungkap bahwa 58 persen partisipan mengaku bersedia untuk menginvestasikan waktu dan biaya untuk mendukung perusahaan yang berbuat baik terhadap sesama dan lingkungan.
Juga 53 persen menyatakan sudah berhenti membeli produk atau layanan yang memiliki dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat.
Sebelum menunggu lingkungan sekitar berubah, Vania membagikan inspirasi gaya hidup ramah lingkungan yang praktis dan mudah untuk diterapkan sehari-hari, di antaranya:
1. Bijak dalam membeli produk dengan memilih produk dari pelaku usaha yang menerapkan 3R (reduce, reuse, recycle) untuk mengelola limbah dari kemasan produknya.
2. Mulai memilah sampah sejak dari rumah. Minimal, pisahkan antara sampah organik dan anorganik.
3. Tidak memesan makanan secara berlebihan untuk mengurangi food waste yang berdampak pada peningkatan efek rumah kaca dan mencoba menerapkan pola konsumsi yang mengurangi jejak karbon.
Berita Terkait
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
-
Pilihan Ban Baru Buat Pengguna Fortuner hingga Pajero Sport dari Accelera Omikron Rugged Terrain
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026