Sementara untuk umat Protestan tidak menguduskan orang-orang tertentu ke dalam jabatan. Dalam ajaran Protestan menerima prinsip bahwa imamat dapat ditransfer ke setiap orang percaya bahkan untuk wanita.
5. Ekaristi atau Perjamuan Tuhan
Dalam ajaran Katolik, tercermin dalam Ekaristi, atau Perjamuan Kudus. Ini merupakan kegiatan memperingati perjamuan terakhir Yesus dengan murid-murid-Nya sebelum Ia disalib. Setelah ditasbihkan, seorang imam dalam nama Yesus, roti dan anggur menjadi tubuh dan darah Kristus.
Sementara untuk Non-Katolik tidak boleh berpartisipasi dalam Komuni. Di samping itu, di gereja Protestan, setiap orang yang dibaptis diundang untuk berbagi dan diizinkan untuk memimpin Perjamuan Tuhan.
6. Sakramen
Di Katolik, terdapat tujuh sakramen di antaranya baptisan, penguatan, Ekaristi, perkawinan, penebusan dosa, perintah suci dan minyak penyucian. Mereka percaya bahwa, sakramen-sakramen tersebut telah ditetapkan oleh Yesus untuk menganugerahkan karya Allah.
Sementara untuk Protestan, mempraktekan dua sakramen yaitu baptisan dan Ekaristi (Perjamuan Tuhan). Umat Protestan percaya, ritual yang dilakukan merupakan simbolis Allah melalui umatnya menyampaikan Injil.
7. Pandangan tentang dogma Maria dan Roh Kudus
Gereja Katolik Roma menghormati Maria, Ibu Yesus yang dinilai sebagai Ratu Surga. Umat Katolik juga mendukung dogma Maria yang meliputi, mengandung tanpa noda, keperawanan abadi, hingga pengangkatannya ke surga.
Baca Juga: Kekasih Chelsea Islan Dikabarkan Pindah Agama, Rob Clinton Pamer Momen Dibaptis
Tidak hanya Maria, umat Katolik juga mempraktekkan pemujaan orang-orang kudus. Mereka adalah iman yang mati, yang diakui sebagai "santo" oleh gereja melalui kanonisasi, dapat didoakan untuk meminta bantuan dalam mempertahankan iman kepada Tuhan. Dikatakan, ada lebih dari 4.000 orang kudus. Sisa-sisa mereka dianggap peninggalan suci yang dihormati.
Sementara itu, ajaran-ajaran Maria dan Roh Kudus tidak dilakukan di Protestan. Menurut umat Protestan yang melihat pandangan reformasi, setiap orang harus berdoa langsung kepada Tuhan.
8. Selibat
Dalam gereja Katolik, selibat adalah kewajiban bagi para imam. Hal ini dilihat dari simbol sukses Kristus yang tidak terbagi. Konsep selibat adalah sumpah untuk tidak menikah dan berhubungan seksual.
Sementara untuk Protestan menolak kewajiban selibat untuk para imam. Bagi Protestan, mereka yang pernah mungkin awalnya memutuskan tidak menikah, diperbolehkan ketika berubah pikiran. Dikatakan, pernikahan tersebut justru akan membuat kebahagiaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
5 Sunscreen untuk Wanita 35 Tahun ke Atas, Ampuh Hempas Flek Hitam
-
3 Zodiak Ini Bakal Masuk Era Baru yang Penuh Kekuatan Mulai 28 Januari 2026
-
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
-
Puasa Syaban Berapa Hari? Ini Panduannya Berdasarkan Sunnah dan Amalan Rasulullah
-
Puasa Tahun ini Tanggal Berapa? Ini Jadwal Penetapan Bulan Ramadan 2026
-
Lirik dan Link Resmi Download Lagu 'Rukun Sama Teman', Wajib Dinyanyikan saat Upacara
-
5 Rekomendasi Lip Liner untuk Samarkan Bibir Gelap Usia 40 tahun
-
Doa Bulan Syaban, Arab Latin dan Artinya Agar Dapat Ampunan dan Hati Bahagia Saat Ramadan
-
5 Lipstik Satin untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Ampuh Samarkan Garis Halus
-
5 Moisturizer Gel yang Tidak Cocok Buat Kulit Kering