Suara.com - Setelah menyambangi anak SD korban bullying dan memberikan bantuan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku pernah jadi korban bullying saat kecil.
Menurut Ridwan Kamil, meski sudah beberapa tahun berlalu tapi untuk bisa pulih dari trauma tidaklah mudah, dan butuh perjuangan.
"Saya sendiri adalah korban bully waktu kecil di sekolah. Butuh waktu panjang untuk memulihkan trauma itu. Mari para guru, kita berantas bully di sekolah-sekolah. Jadikan sekolah sebagai tempat belajar yang aman & nyaman untuk anak-anak kita," tulis Ridwan Kamil melalui cuitannya dikutip suara.com, Kamis (29/9/2022).
Mengutip Verywell Family, dampak bullying pada anak tidak hanya berdampak emosional tapi juga sosial, karena korban bully merasa lebih sulit untuk berteman, dan juga sulit menjaga persahabatan tetap sehat.
Hasilnya korban bullying cenderung merasa rendah diri, karena kerap mendapatkan tindakan jahat dan kata-kata menyakitkan dari anak lainnya. Bahkan terus disebut gemuk dan bodoh, jadi anggapan bahwa yang disampaikan untuknya benar.
Apalagi korban juga cenderung merasa marah, sedih, tidak berdaya, frustasi, kesepian atau bahkan merasa jauh dengan teman-teman mereka. Bahayanya, mereka merasa untuk menghilangkan rasa sakit itu harus bolos sekolah, minum alkohol atau menggunakan obat terlarang.
Selain itu, penelitian juga menyebutkan efek bullying bisa berlangsung dalam waktu lama, dan mempengaruhi kesehatan mental penyintas korban bullying saat dewasa.
Kondisi ini juga bisa diperparah apabila hingga dewasa, korban mendapatkan perilaku bullying juga oleh orang dewasa atau rekan kerjanya di kantor.
Ini karena masa lalu yang dimiliki seseorang saat masa anak-anak, membentuk karakter saat ia dewasa. Jadi tidak heran jika efek bullying kerap membekas hingga dewasa.
Baca Juga: Nama Baim Wong Dibawa-bawa, Ridwan Kamil Kena 'Sentil' Usai Donasi ke Korban Bully
Hasilnya pengalaman ini mempengaruhi pola pikir mereka di masa depan, termasuk cara penyintas korban bullying itu melihat diri sendiri dan orang lain, entah rendah diri atau selalu merasa insekyur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
6 Sepatu Adidas Unisex Termurah di Foot Locker, Diskon 64 Persen Jadi Satu Harga
-
5 Pilihan Foundation Wardah yang Tahan Lama dan Ampuh untuk Menutupi Flek Hitam
-
Geger 16 Mahasiswa FH UI Dinonaktifkan Sementara Buntut Kasus Pelecehan Seksual, Apa Efeknya?
-
Tren Staycation Berubah, Gen Z Cari Hotel Bisa Nyaman Work From Anywhere
-
Rahasia Pentol dan Ceker Tetap Jadi Jagoan Street Food di Tengah Gempuran Jajanan Kekinian
-
Handbody Merek Apa yang Cepat Memutihkan Kulit? 5 Produk Ini Ada Kandungan Pencerah
-
Profil Supriadi, Napi Kasus Korupsi Rp233 M Terekam Ngopi ke Kafe Bareng Petugas
-
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!
-
Flakes Off, Confidence On! lavojoy Upgrade Cara Merawat Scalp Tanpa Drama Ketombe
-
5 Maskara Waterproof Murah yang Aman dan Gak Bikin Bulu Mata Rontok