Suara.com - Seorang wanita berusia 30 tahun diduga membunuh dan potong penis suami karena kesal dengan ejekan suaminya tentang kulitnya yang gelap. Insiden ini terjadi di distrik Durg Chhattisgarh, India.
Polisi pada hari Senin menangkap Sangeeta Sonwani sebagai tersangka pelaku pembunuhan sang suami, Anant Sonwani (40) pada Minggu (25/10) malam, kata Devansh Rathore, petugas sub-divisi polisi (daerah Patan).
Dihimpun dari India Today, sesuai penyelidikan awal, diketahui korban sering menyebut istrinya jelek dan sering mengejek tentang kulitnya yang gelap.
Tak cuma kali ini, pasangan yang bertempat tinggal di desa Amleshwar itu telah bertengkar tentang masalah yang sama beberapa kali di masa lalu, katanya.
Keduanya bertengkar pada Minggu malam, dan dalam keadaan marah Sangeeta diduga menyerang suaminya dengan kapak yang disimpan di rumah. Ia pun langsung membunuhnya di tempat.
Setelahnya, Sangeeta diduga memotong alat kelamin korban. Ia ternyata mencoba mengaburkan fakta dengan bilang ke penduduk desa keesokan paginya kalau ada orang lain yang telah membunuh suaminya.
Tetapi setelah polisi melakukan interogasi, Sangeeta akhirnya mengakui telah melakukan perbuatan melanggar hukum itu.
Diketahui bahwa korban menikah dengan Sangeeta setelah kematian istri pertamanya.
Wanita itu telah didakwa berdasarkan pasal 302 (pembunuhan) dan penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II
-
Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand
-
Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!
-
Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital
-
Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini
-
Bamus Betawi Minta Warga Pati Tahan Diri, Tak Perlu Ramai-ramai Demo ke Jakarta