Suara.com - Sosok Anna Sorokin sempat menjadi perbincangan hangat beberapa tahun lalu lantaran kisah hidupnya yang tak terduga. Perempuan berusia 31 tahun tersebut menyamar sebagai seorang pewaris Jerman yang kaya raya dan berhasil menipu tidak hanya sosialita ternama, tetapi juga beberapa bank dan hotel.
Anna membuat dokumen keuangan palsu untuk mendanai kehidupannya yang glamor. Akhirnya, ia ditangkap dan pengadilan memutuskan dirinya bersalah atas delapan dakwaan yang dilayangkan kepadanya.
Perempuan bernama lengkap Anna Vadimovna Sorokina tersebut mendapatkan ancaman 4-12 tahun hukuman penjara yang akhirnya selesai pada tahun 2021 karena bersikap baik. Namun, ia nampaknya tidak kapok untuk membuat kontroversi. Pasalnya, tak berselang lama, ia kembali ditangkap karena kasus overstaying.
Setelah menghabiskan hampir 17 bulan di penjara, dilansir dari Nypost, Anna akan segera dibebaskan. Perempuan yang menjadi inspirasi serial Netflix "Inventing Anna" tersebut tidak akan dibebaskan begitu saja, melainkan ada beberapa syarat khusus.
Menurut perintah hakim, Anna harus berada dalam tahanan rumah selama 24 jam. Selain itu, ia harus memberikan jaminan sebesar 10 ribu dolar atau setara Rp152 Juta.
Dirinya juga dilarang untuk mengakses semua platform media sosial, termasuk Facebook, TikTok, dan Instagram yang sudah memiliki 1 juta pengikut. Hal ini dengan dasar bahwa Anna berniat membayar hutang-hutangnya dengan publisitas lewat Instagram.
"Meskipun masih ada beberapa rintangan yang harus dilewati saat pembebasaannya, Anna sangat senang bisa keluar sehingga fokus untuk mengajukan banding atas keyakinannya yang salah," tambahnya.
Selain karena kasus penipuan yang dilakukan, Anna juga mencuri perhatian publik karena drama yang ia lakukan selama persidangan. Dirinya sempat tak mau menghadiri persidangan lantaran baju yang dikenakan untuk sidang sama dengan sebelumnya.
Anna juga meminta disediakan busana dari rumah mode ternama seperti Michael Kors, Saint lauren hingga Victoria Beckham.
Baca Juga: 5 Langkah Lindungi Keamanan Data dari Serangan Phising, Universitas Menjadi Target Penipu Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan