Selebtek.suara.com - Penyerang siber melakukan berbagai cara untuk melancarkan aksinya, termasuk phising dengan target universitas. Dengan phising yang intensif ini para penipu mengeksploitasi nama-nama universitas terbesar di dunia.
Penyerang menemukan cara untuk menembus sistem keamanan universitas dengan menargetkan mahasiswa, staf, dan profesor yang kurang waspada.
Halaman phishing khusus universitas biasanya dibuat dengan baik dan meniru halaman web resmi universitas atau sistem manajemen pembelajaran online.
Setelah pengguna mengunjungi halaman palsu, mereka diminta untuk membagikan informasi pribadi seperti kredensial akun, alamat IP, atau data lokasi.
Pentingnya keamanan akun bisnis universitas sering diremehkan ketika mengacu pada perlindungan data organisasi. Nama institusi pendidikan terkenal, beberapa dengan pusat penelitian kritikal yang beroperasi di berbagai bidang mulai dari ekonomi politik hingga fisika nuklir, digunakan sebagai daya tarik untuk mendistribusikan halaman phishing.
Ditambah pemerintah dan perusahaan besar yang kerap melakukan pembelian studi penelitian dari universitas-universitas tersebut, membuat data sensitif yang mereka miliki sangat berharga bagi para pelaku kejahatan siber.
Dengan mengakses akun siswa atau karyawan, penyerang tidak hanya dapat mengakses informasi pribadi korbannya, tetapi juga rencana pendidikan, informasi pembayaran, dan jadwal kelas. Ini membawa risiko ancaman online yang turut beralih ke penguntitan dan pelanggaran di kehidupan nyata.
Kaspersky merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk melindungi sistem dan generasi muda dari penipuan berkedok pendidikan:
1. Periksa tautan sebelum mengklik. Arahkan kursor ke alamat web untuk melihat pratinjau URL, dan cari kesalahan ejaan atau ketidakteraturan lainnya
Baca Juga: KPK Periksa Sesditjen Kemendikbudristek Dalami Soal Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru
2. Memperkenalkan beberapa bentuk otentikasi dua faktor untuk sistem informasi, terutama yang berbasis web, dan khususnya untuk akses ke catatan siswa, nilai dan penilaian. Tetapkan kontrol akses yang kuat dan sesuai, sehingga tidak mudah bagi peretas untuk bergerak secara lateral melalui sistem.
3. Untuk kampus, miliki dua jaringan nirkabel terpisah dan aman, satu untuk staf dan satu untuk mahasiswa, dan satu lagi untuk pengunjung jika Anda membutuhkannya.
4. Memperkenalkan dan menegakkan kebijakan kata sandi staf yang kuat dan mendorong semua orang untuk menjaga kerahasiaan akses mereka setiap saat. Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa situs web atau layanan, karena jika terjadi peretasan, semua akun Anda berisiko. Untuk membuat kata sandi anti retas yang kuat tanpa harus kesulitan mengingatnya, gunakan pengelola kata sandi.
5. Gunakan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman.(*)
Berita Terkait
-
Tersangka Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi di Kampus UHO, Prof B Dibebastugaskan
-
Jarang yang Tahu! Ternyata Ini Jenis-jenis Serangan dari Hacker
-
Ridwan Kamil Berikan Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin Kota Makassar
-
KPK Minta Rektor Unila Karomani Terus Terang Bila Ada Keterlibatan Pihak Lain
-
SPBU Coco Modular Hadir di Unand, Hasil Kerja Sama PT Pertamina Retail dengan Perguruan Tinggi
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar