Suara.com - Menyayangi pasangan sepenuh hati adalah hal yang baik. Namun demikian pada kadar berlebihan, hal ini bisa jadi justru berbalik menjadi hal yang cenderung manipulatif. Love bombing, adalah sebuah istilah untuk menggambarkan kondisi tersebut pada hubungan antar manusia.
Pada dasarnya, love bombing adalah kondisi ketika seseorang mencurahkan rasa kasih sayangnya pada awal hubungan asmara, kemudian lambat laun melakukan manipulasi untuk mencapai tujuan pribadinya.
Jelas, Anda perlu mengenali indikasi atau tanda yang muncul pada kondisi tersebut, dan bahayanya pada kondisi diri Anda serta hubungan yang dimiliki.
Mengenali Tanda-Tanda Love Bombing
Karena kondisi ini tidak terjadi secara instan, maka terdapat serangkaian tanda yang sebenarnya bisa dikenali pada orang yang memiliki kecenderungan melakukan love bombing. Tanda-tanda paling umum yang bisa dikenali adalah sebagai berikut.
- Menjadi sangat needy, atau terus menerus membutuhkan pasangannya
- Menginginkan komitmen yang terlalu buru-buru
- Ingin agar semua yang diberikan juga dibalas dengan setimpal
- Memberikan pujian sepanjang waktu
- Memberikan hadiah yang berlebihan
- Sering mengirim pesan dan melakukan kontak komunikasi yang sangat intens
- Meyakinkan pasangan bahwa ia adalah belahan jiwanya
- Saat ada batasan baru, menunjukkan ketidaksukaan atau rasa marah
- Lambat laun meminta banyak hal yang hanya menguntungkan pihaknya saja
- Banyak mengatur atas nama perhatian dan kasih sayang
Pada tanda-tanda di atas, dapat dilihat bahwa hal ini terjadi dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Perlahan tapi pasti, perubahan akan terus terjadi dan membuat sebuah hubungan menjadi berat sebelah. Ketika tanda-tanda ini sudah semakin terasa, ada baiknya membicarakan kelanjutan hubungan atau perubahan yang harus dibuat.
Bahaya dari Love Bombing
Kondisi ini dapat menjadi hal yang sangat tidak sehat untuk hubungan dan kondisi mental seseorang. Love bombing pada dasarnya ingin melakukan manipulasi pada pikiran seseorang, sehingga dapat terus menerus memenuhi apa yang diinginkan pasangannya.
Dihimpun dari Cosmopolitan, menurut ahli terapis Sasha Jackson love bombing adalah salah satu bentuk pelecehan emosional. Seorang dengan perasaan tulus akan sulit membedakan perilaku love bombing dan perilaku kasih yang tulus, sehingga dalam jangka waktu panjang cenderung menjadi korban eksploitasi.
Baca Juga: Anti Gagal di Tengah Jalan, Ini 5 Tips Jalani LDR Agar Ayang Makin Sayang
Kesehatan mental akan sangat dibebani oleh hal ini, sebab akan muncul rasa bersalah saat seseorang tidak mampu memberikan apa yang diinginkan pasangannya. Jelas, hubungan seperti ini juga tidak sehat dalam jangka waktu panjang.
Untuk menghindari kondisi ini terjadi dalam hubungan Anda, selalu pastikan Anda sensitif pada perubahan yang terjadi. Mengenali tanda-tanda love bombing seperti yang disampaikan di atas semoga bisa menjadi bekal berguna, agar hubungan Anda tetap sehat dan menjadi tempat bertumbuh yang kondusif.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan
-
Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
-
IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi
-
Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih
-
Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994