Suara.com - Kebahagiaan dan masalah mental seperti depresi menjadi tantangan besar bagi manusia modern saat ini. Sayangnya, kondisi depresi seringkali sulit terdeteksi.
Dikatakan motivator sekaligus pakar cinta dan kebahagiaan - Arvan Pradiansyah, seseorang yang bahagia bukan berarti tidak memiliki masalah mental seperti depresi.
"Ada berbagai respon manusia saat menghadapi stres dan depresi. Ada yang mengeluh terus-terusan di media sosial. Ada yang diam saja dan menyendiri," kata Arvan.
Meski demikian, salah satu respon depresi juga bisa sangat luar biasa, bahkan cenderung lebih berusaha produktif dan kreatif.
"Semua tergantung diri kita masing-masing, mau melawan atau menyerah dengan kenyataan hidup," katanya lagi, dikutip dari siaran tertulis, Senin (10/10/2022).
Hal itu pula yang pernah dirasakan oleh Metaverse Business Development dari myriad.town - Hariadhi. Selain tawa, ia menyebut bermain metaverse atau semesta meta (metamesta), telah mengurangi depresinya.
Di metamesta, ia mengaku bisa melakukan komunikasi dengan banyak orang dan bersosialisasi bahkan menemukan kebahagiaan.
"Metaverse memungkinkan penderita depresi mendapat interaksi yang lebih lengkap ketimbang chatting yang hanya berupa tulisan," kata Hariadhi yang juga pemilik kedai kopi Coffee Depresso.
"Di sini kita bisa menggunakan emoji, bermain, bahkan berjual beli, sehingga kalau dulu orang depresi mengurung diri dan sering didiskriminasi, maka kini mereka dapat sarana berekspresi, perlahan berbaur dengan orang lain," jelas Hariadhi lagi.
Baca Juga: 7 Cara Membantu Teman yang Depresi, Jadilah Pendengar yang Baik dan Tulus
Dalam waktu dekat, ia pun akan menggelar acara Happiness on Metaverse di myriad.town. Acara tersebut akan diisi nama-nama besar seperti Arvan Pradiansyah, Budiman Sudjatmiko hingga musisi Ananda Sukarlan.
"Tujuan kita adalah membuat tiap hari ada keseruan di myriad.town Karena itu sekarang saat yang tepat untuk membeli asset tanah di myriad.town," tambahnya.
Dalam acara tersebut, pihaknya menggandeng ILM, konsultan leadership and happiness pertama di dunia yang serius menggarap metaverse, dan Radio Pelita Kasih, radio konvensional pertama di dunia yang hadir di metaverse.
Selain itu akan diadakan pula pameran karya penyandang bipolar disorder dalam bentuk NFT yang akan difasilitasi Paras, marketplace NFT buatan anak Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?