Suara.com - Usai polemik dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi (Joko Widodo), kini putra sulungnya Gibran Rakabuming juga mendapat tuduhan serupa.
Gibran dituduh membeli ijazah lulusan University of Technology Sydney dari luar negeri.
"Gibran pun ijazah beli di luar negeri," tulis salah seorang netizen Ahmad Junaidi yang disorot Gibran di akun Twitternya dikutip suara.com, Rabu (12/10/2022).
Tapi uniknya, bukannya membahas komentar itu dengan serius, Walikota Solo itu memberi jawaban yang bernada guyon alias lelucon, yang mengatakan ijazahnya ia beli dari salah satu e-commerce.
"Beli di Shopee dapat cashback dan free ongkir," balas @gibran_tweet, yang sudah dicuit ulang 926 kali dan disukai 6.687 orang.
Hasilnya tidak sedikit masyarakat yang penasaran dengan profil bapak dua anak ini, termasuk juga riwayat pendidikan Gibran Rakabuming.
Gibran Rakabuming adalah anak pertama Jokowi dan Iriana yang lahir di Solo, 1 Oktober 1987. Ia kakak dari Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.
Menikah dengan Selvi Ananda pada 2015 dan dikaruniai dua orang anak, yakni Jan Ethes dan La Lembah Manah.
Setelah sukses sebagai pebisnis, yang bahkan mendirikan CV Rakabu atas usaha sang ayah di bidang mebel. Kini Gibran menjabat Walikota Solo sejak 16 Februari 2021.
Baca Juga: Akhirnya Rektor UGM Blak-blakan Soal Keaslian Ijazah Presiden Jokowi
Lahir di Indonesia, membuat Gibran menghabiskan masa kecilnya di Solo. Tapi usai menyelesaikan sekolah menengah pertama atau SMP di Indonesia, ia langsung melanjutkan sekolah di Singapura.
SMA Gibran di Orchid Park Secondary School Singapura. Kemudian melanjutkan jenjang perguruan tinggi dan meraih gelar S1 di Management Development Institute of Singapore (MDIS).
Tidak berhenti di sana, salah satu founder Mangkoku ini melanjutkan pendidikan S2 di University of Technology Insearch, Sydney, Australia yang tamat tahun 2010.
Bersekolah di luar negeri ini, akhirnya membuat Gibran menghabiskan waktu 8 tahun di luar negeri, hingga sang ayah, Jokowi menerima jabatan politik sebagai Walikota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali