Suara.com - Meghan Markle telah mengungkapkan bagaimana Pangeran Harry membuatnya bangkit lewat momen hidup terburuknya.
Meghan Markkle bicara tentang perjuangan kesehatan mentalnya saat berbicara di episode lima dari Arketipe podcast Spotify-nya.
Sebelumnya Meghan Markle sempat berbicara tentang perasaan ingin bunuh diri saat menjadi anggota keluarga Kerajaan. Selama obrolannya dengan Oprah Winfrey pada tahun 2021, duchess mengatakan perjuangan kesehatan mentalnya membuatnya merasa "tidak ingin hidup lagi".
Meski demikian, dia tidak pernah ditawari dukungan karena "tidak akan baik untuknya. Dalam sebuah podcast 55 menit terbaru berjudul The Decoding of Crazy, mantan bintang Suits itu membicarakan masalah ini dengan aktris Constance Wu, Jenny Slate dan Deepika Padukone, Meghan.
Bintang Bollywood Deepika mengenang perjuangan kesehatan mentalnya sendiri dan bagaimana dia berakhir di "tempat gelap".
Dia menjelaskan: “Anda hanya merasa putus asa. Ada perasaan hampa, hampa, dan putus asa.”
Deepika menceritakan bagaimana dia mendapat bantuan setelah berbicara dengan seorang teman keluarga yang adalah seorang konselor.
Meghan kemudian melanjutkan untuk menjelaskan bahwa ketika dia berada di "titik terburuknya" Harry membuat rujukan kesehatan mental untuknya.
Dia berkata: “Suami saya telah menemukan rujukan untuk saya hubungi. Dan saya menelepon wanita ini, dan dia bahkan tidak tahu saya meneleponnya ... dan dia sedang check out di toko kelontong.
Baca Juga: Ketika Pangeran Harry membuat Kate Middleton Meneteskan Air Mata
"Saya bisa mendengar bunyi bip kecil, bip ... Dia bisa mendengar keadaan mengerikan yang saya alami."
Dia menambahkan: "Tapi saya pikir kita semua harus benar-benar jujur tentang apa yang Anda butuhkan dan tidak takut dan berdamai dengan itu, untuk memintanya."
Dalam wawancara dengan Oprah tahun lalu, Meghan mengungkapkan bahwa dia memberi tahu Pangeran Harry bahwa dia "tidak ingin hidup lagi".
Suatu malam, saat menderita pikiran untuk bunuh diri, Meghan mengklaim dia memaksa dirinya untuk pergi ke sebuah acara dengan Harry, 36, - karena dia merasa dia tidak bisa dibiarkan sendirian, karena takut apa yang mungkin dia lakukan.
Dan dia berkata ketika lampu padam selama pemutaran perdana Cirque du Soleil di Royal Albert Hall pada Januari 2019, dia "menangis" sambil mencengkeram tangan Harry sampai buku-buku jarinya memutih.
The Duchess of Sussex, yang saat itu sedang hamil enam bulan, mengatakan bahwa dia akan menangis saat lampu mati di kotak kerajaan sebelum dia menenangkan diri di depan kamera dan tersenyum selama jeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?