Suara.com - Anak menjadi alasan mengapa Lesti Kejora akhirnya mencabut laporan polisi terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Rizky Billar.
Hal itu disampaikan langsung oleh pedangdut jebolan pencarian bakat tersebut di depan awak media. Lesti Kejora juga mengungkap, jika dirinya dan Rizky Billar telah membuat perjanjian, agar kejadian tersebut tak terulang lagi.
Terlebih, Rizky Billar juga sudah meminta maaf padanya, pada keluarga, khususnya orangtua Lesti Kejora atas perbuatan yang telah ia lakukan pada sang istri. Di sisi lain, pihak keluarga juga sudah memaafkan Rizky Billar.
"Alasannya anak saya karenamu bagaimana pun suami saya bapak dari anak saya, dan beliau juga sudah mengakui perbuatan dan meminta maaf pada saya dan keluarga bapak saya," kata Lesti di Polres Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2022).
Tentu saja, hal ini menjadi sorotan dan membuat banyak orang ikut berkomentar. Tak sedikit yang merasa belum yakin jika Rizky Billar benar-benar akan berubah. Kasus KDRT bisa saja berulang, dan anak bisa menjadi korban utama saat menyaksikan kekerasan yang dilakukan ayah pada ibu mereka.
Dilansir Very Well Mind, efek menyaksikan KDRT mungkin terlihat dalam waktu singkat pada anak-anak, sementara kerusakan lain mungkin akan terlihat dalam jangka panjang. Beberapa dampak langsung yang dialami anak-anak setelah menyaksikan KDRT antara lain adalah.
1. Kecemasan
Anak-anak cenderung gelisah jika mereka selalu dikelilingi oleh kekerasan salah satu orangtua oleh orangtua lainnya. Mereka akan hidup dengan napas tertahan, tekanan terlebih saat serangan fisik atau verbal terjadi di rumah mereka. Ini dapat menumbuhkan rasa cemas yang terus-menerus.
Bagi anak-anak prasekolah yang menyaksikan hal ini, tidak jarang mereka kembali ke kebiasaan anak kecil. Mengisap jempol, mengompol, tangisan yang meningkat, dan rengekan dapat terjadi akibat mengamati kekerasan antara orangtua mereka.
Anak-anak usia sekolah dapat mengembangkan sifat anti-sosial dan mungkin berjuang dengan rasa bersalah atas kekerasan yang disaksikan. Anak-anak ini biasanya menyalahkan diri sendiri atas pelecehan yang dilakukan orang tua mereka, sebuah keyakinan yang dapat sangat merusak harga diri mereka.
2. Gangguan Stres Pascatrauma
Salah satu dampak KDRT yang paling dahsyat adalah kemampuannya menimbulkan gangguan stres pasca trauma pada anak-anak yang dibesarkan di sekitarnya.
Meski terhindar dari kekerasan fisik, trauma kekerasan dalam rumah tangga cukup menyebabkan perubahan berbahaya pada otak anak yang sedang berkembang.
Perubahan-perubahan ini dapat menyebabkan mimpi buruk, perubahan pola tidur, kemarahan, cepat marah, kesulitan berkonsentrasi, dan anak-anak terkadang memiliki kemampuan untuk memerankan kembali aspek-aspek pelecehan yang menimbulkan trauma yang diamati.
3. Tantangan Fisik
Berita Terkait
-
Viral Video Pertemuan Lesti Kejora dan Rizky Billar di Polres Jaksel: Cinta Boleh, Tapi Jangan Bodoh!
-
Rizky Billar Janji Gak Bakal Kasar ke Lesti Kejora, Kalau Ingkar Bakal Dilaporkan Lagi
-
Tsamara Amany Sesalkan Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT: Orang Seperti Dia Aja Nggak Bisa Lepas, Gimana yang Lain?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran