Suara.com - Pernahkan Anda melihat kutu beras dalam beras yang sudah dibeli? Kutu beras sering kali hinggap di dalam beras jika tidak menyimpannya dengan benar. Suhu yang lembap menjadi tempat yang ideal bagi telur kutu beras yang tumbuh.
Jika dibiarkan, telur akan tumbuh dari larva hingga berkembang menjadi kutu beras dewasa. Tentunya, kutu beras dapat berpengaruh terhadap kualitas beras dan rasa. Di sisi lain, jika kutu ikut dikonsumsi, berbagai macam gangguan bisa dialami oleh setiap orang seperti mual, alergi hingga muntah.
Namun jangan khawatir, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kutu beras yang mudah dilakukan. Lantas apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini, dirangkum dari berbagai sumber.
1. Meletakkan beras di bawah sinar matahari langsung
Cara menghilangkan kutu beras secara alami adalah dengan menjemur beras di atas terik matahari. Sebelum menjemur, pastikan beras diratakan di atas koran atau alas yang dapat digunakan, setelah itu jemur di atas terik matahari.
Waktu ideal yang dapat digunakan untuk menjemur sekitar pukul 11.00 hingga 15.00. Anda tidak harus menjemur beras terlalu lama. Hanya cukup 15 hingga 30 menit kutu beras akan hilang.
2. Masukkan ke dalam Freezer
Selain menjemur, Anda juga meletakkan beras di tempat dingin seperti freezer. Kutu beras dan larva yang tumbuh tidak dapat bertahan hidup pada suhu dingin. Anda hanya perlu meletakkan beras selama beberapa hari agar kutu beras hilang.
3. Menggunakan daun salam
Daun salam memiliki aroma yang sangat kuat sehingga kutu beras tidak menyukainya. Anda dapat meletakkan beberapa lembar daun salam ke dalam tempat penyimpanan beras untuk mengusir kutu beras yang hinggap pada beras.
4. Menggunakan daun pandan
Daun pandan mampu menghilangkan kutu beras yang hinggap serta dapat menjaga kualitas beras pada saat disimpan. Bahkan daun pandan ini sering digunakan ke dalam beras yang dapat membuat cita rasa beras semakin enak.
5. Menggunakan potongan bawang putih
Bawang putih memiliki aroma yang kuat dan mampu menghilangkan kutu beras. Aroma yang kuat ini tidak disukai oleh kutu beras maka tak heran bawang putih kerap digunakan sebagai alat pengusir serangga secara alami.
Itulah informasi singkat seputar cara menghilangkan kutu beras yang dapat Anda lakukan dengan cara dan bahan-bahan alami. Ingat untuk selalu menyimpan beras di tempat yang tidak lembap agar terhindar dari kutu beras. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan