Suara.com - Nikita Willy termasuk publik figur yang rutin membagikan rutinitasnya bersama sang anak Baby Izz atau Issa Xander Djokosoetono di media sosial. Hal yang rutin ia bagikan ke pengikutnya termasuk tentang menu MPASI untuk bayi enam bulan tersebut.
Lewat instastory Instagram pribadinya, Nikita Willy menggunggah video baby Izz sedang makan sendiri di kursinya.
"Ubi ungu + santan," tulis Nikita pada videonya, dikutip dari Instagramnya, Kamis (27/10/2022).
Nampak di depan baby Izz terdapat mangkuk berisi ubi ungu yang dipotong agak halus. Juga diberi kuah santan.
Nikita sesekali mengaduk makanan tersebut lalu menyendokan untuk anaknya. Namun, sendok tersebut ia berikan ke anaknya agar bisa makan sendiri tanpa disuapi.
Terlihat baby Izz selalu lahap mengonsumsi makanannya. Tangannya sampai coba menggapai mangkuk makannya ketika disendoknya sudah tak ada makanan lagi.
Ubi ungu memang salah satu umbi-umbian yang bagus dijadikan menu MPASI. Di dalamnya terkandung kadar air dan pati yang sama dengan kentang pada umumnya.
Dikutip Solid Starts, ubi ungu juga mengandung potasium serta vitamin B6 dan vitamin C. Selain itu, terdapat pula banyak antosianin, antioksidan dengan banyak manfaat untuk anak.
Antosianin berguna untuk mendukung perkembangan otak dan penglihatan. Juga bantu membangun sistem kekebalan tubuh anak dan memperkenalkan antimikroba yang berguna untuk membersihkan bakteri jahat pada usus.
Baca Juga: Ini 5 Pria yang Pernah Singgah di Hati Nikita Willy
Antosianin pada ubi ungu juga antioksidan yang sama seperti yang terdapat pada blueberry, kismis, dan anggur ungu.
Ubi ungu tidak akan membuat bayi tersedak bil pengolahannya dikupas, dipotong menjadi ukuran yang sesuai dengan usia, dan dimasak sampai lunak.
Sementara itu penambahan santan pada MPASI bayi sebenarnya juga bisa menambah cita rasa makanan jadi lebih gurih dan lezat. Tapi di samping itu juga bermanfaat untuk bayi.
Santan menjadi sumber lemak bagi bayi. Selain itu juga mengandung protein, vitamin B3, vitamin C, zat besi, magnesium, tembaga, mangan, dan selenium. Di dalamnya juga terdapat kandungan asam laurat, yaitu asam lemak jenuh yang dapat melindungi tubuh dari infeksi.
Sedangkan vitamin B3 pada santan dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, meningkatkan energi, dan menjaga kesehatan sistem peredaran darah dan saraf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal