Depok.suara.com - Sosok Dito Mahendra menjadi figur yang dicari publik karena melaporkan Nikita Mirzani atas tuduhan pencemaran nama baik. Karena laporan ini Nikita Mirzani akhirnya ditahan di Rutan Kelas IIB Serang atas kasus UU ITE dengan tuduhan tersebut.
Sejak Selasa (25/10/2022) Nikita Mirzani mulai ditahan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Dirinya bahkan sempat
sempat berteriak histeris karena tidak terima dengan penahanannya.
"Siapa Dito, siapa Dito, siapa dia? Enggak mau, enggak mau," teriak Nikita di Kejari Serang, Selasa (25/10).
"Dibayar berapa kalian? Kalian jahat," tudingnya.
Profil Dito Mahendra
Sosok Dito Mahendra dikenal merupakan kekasih dari penyanyi Nindy Ayunda. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Dito merupakan seorang pengusaha.
Bahkan Nindy Ayunda sempat
mengklaim bahwa keluarga kekasihnya merupakan salah satu pemilik Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Keluarga kaya, dia punya Taman Mini (Indonesia Indah) juga itu. Kakeknya jenderal. Rumahnya ada di Kebayoran, Cilandak, uangnya dia sendiri," ujar Nindy.
Memiliki nama asli Mahendra Dito Sampurno, dirinya disebut sebagai pengusaha sukses dan memiliki banyak rumah mewah di kawasan elit Jakarta Selatan.
Baca Juga: Bongkar Pahitnya Dunia Hiburan, Cinta Laura Burnout Parah sampai Opname
Dito yang diperkenalkan Nindy Ayunda saat acara ulang tahunnya yang ke-33, pada 10 Januari 2022 lalu itu juga disebut Nindy merupakan cucu dari seorang purnawirawan Jenderal.
Tetapi terkait klaim kepemilikan TMII, Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sedana sempat membantah pernyataan Nindy Ayunda yang menurutnya tidak benar. Karena TMII adalah aset negara dan dikelola oleh negara, jadi bukan milik perorangan atau perusahaan.
Kakek Dito Mahendra
Dirangkum dari berbagai sumber, Dito Mahendra berasal dari keluarga terpandang dan cukup disegani di zaman Orde Baru. Usut punya usut, kakek Dito, yakni Brigjen Sampurno rupanya adalah orang kepercayaan keluarga Cendana.
Hal ini terbukti pada era Soeharto, Brigjen Sampurno sempat menempati posisi yang cukup strategis. Di antaranya, sempat dipercaya sebagai Atase Kebudayaan Republik Indonesia, di Norwegia dan Kuala Lumpur Malaysia.
Selain itu, almarhum Sampurno juga sempat ditunjuk sebagai pengelola Taman Mini Indonesia Indah atau TMII selama 18 tahun. Saat itu posisinya tak tanggung-tanggung, yakni General Manager.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga