Suara.com - Cinta Laura dikenal sebagai artis yang sering menyuarakan kesetaraan gender juga pemberdayaan perempuan. Sebagai publik figur, ia menyadari kalau suaranya bisa didengar lebih banyak orang untuk mempercepat perwujudan dua isu gender tersebut.
Menurut Cinta, perempuan cenderung memiliki tekanan lebih banyak banyak sejak remaja, dibandingkan laki-laki. Terlebih dengan maraknya penggunaan media sosial yang memungkinkan setiao orang melihat seisi dunia sejauh mana pun.
"Perlu diingatkan kembali bahwa apa yang kita lihat di sosial media, apa yang terlihat di dunia online, hampir mayoritas sudah terkurasi dan bukan kenyataan. Jadi untuk para remaja perempuan, aku ingin mengatakan bahwa jangan gampang merasa putus asa karena mungkin melihat entah itu laki-laki maupun perempuan, jalan hidup yang lebih mudah," kata Cinta dalam acara diskusi Girl Belong Here bersama AstraZeneca Indonesia, Jumat (28/10/2022).
Perempuan 29 tahun itu mengatakan bahwa setiap orang tentu memiliki jalan hidup berbeda. Rintangan apa pun yang pernah dilalui selama hidup itu lah yang bisa dijadikan perempuan jadi lebih kuat, pintar, dan mampu memberdayakan dirinya sendiri.
Gerakan perempuan dukung perempuan, dinilai Cinta juga penting terus dilakukan agar bisa saling menguatkan.
"Aku ingat saat masih SMA dulu kalau melihat media, mau itu Tv, Youtube atau apapun, sangat jarang melihat roll model perempuan. Jadi, kadang kita merasa perempuan bisa nggak ya punya peran positif dalam satu perusahaan, perempuan bisa nggak ya jadi ini dan itu," imbuh gadis berdarah Indonesia Jerman tersebut.
Dihadapan para perempuan yang masih remaja, Cinta mengajak mereka untuk bisa saling menjadi role model bagi teman sesamanya. Baginya, menjadi perempuan bukan berarti ruang gerak dan ekspresinya terbatas.
"Sebagai perempuan bukanlah sebuah limitasi. Malah menjadi perempuan adalah suatu hal yang menurut aku sangat empowering dan membuat kita lebih kuat karena tidak kita tahu bagaimana menggunakan emosi kita tapi juga logical dan reason kita," ucap pelantun lagu Markisa itu.
Baca Juga: Kasus Perempuan yang Membunuh, Memenggal, dan Membuang Sahabatnya
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak
-
"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM
-
Tanah Tabu: Suara Perlawanan Perempuan dari Jantung Papua
-
Di Menara PNM, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Berbagi Nilai Perjuangan Perempuan
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tren Baju Lebaran 2026 Ramai Diburu Gen Z Bandung: Renda Berlapis hingga Soft Pastel
-
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
-
5 Shio yang Bakal Ketiban Rezeki Nomplok pada 1 Februari 2026
-
Dari Lapangan ke Lifestyle: Sepatu Tenis Makin Jadi Statement Gaya Hidup Aktif
-
Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global
-
4 Sabun Cuci Muka Viva untuk Lawan Penuaan Dini, Mulai Rp15 Ribuan Saja
-
Daftar Tanggal Merah, Hari Libur Nasional, dan Cuti Bersama di Februari 2026
-
5 Moisturizer Bakuchiol Lokal, Cocok untuk Cegah Kerutan Wanita Usia 41 Tahun ke Atas
-
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
-
5 Rekomendasi Sepeda Ban Besar yang Nyaman dan Mudah Dikendarai Lansia