Suara.com - Rasa kurang nyaman tentu dihadapi orang-orang ketika mengalami anyang-anyangan. Kendati sering dialami oleh pria, faktanya tidak sedikit pula wanita yang pernah merasakan anyang-anyangan.
Anyang-anyangan ini menimbulkan rasa panas saat atau sesudah buang air kecil. Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, anyang-anyangan ini juga memiliki sebutan medis yakni disuria.
Timbunan bakteri menjadi penyebab infeksi saluran kemih yang membuat orang kemudian mengalami anyang-anyangan.
Ketika mengalami anyang-anyangan, tidak sedikit pula pria atau bahkan wanita yang bingung bagaimana cara mengatasi atau mencegahnya.
Berikut kami rangkum beberapa cara mencegah anyang-anyangan untuk Anda.
1. Penuhi asupan probiotik
Anyang-anyangan dapat dicegah dengan cara mengonsumsi asupan mengandung probiotik seperti kefir, kombucha hingga yogurt.
Kandungan probiotik ini diklaim mampu membantu membunuh bakteri jahat di saluran kemih.
2. Makan stroberi dalam jumlah banyak atau sering
Baca Juga: 5 Fakta Kalina Oktarani, Bantah Tudingan Mantan Pacar Kena Penyakit Kelamin
Senyawa dalam stroberi terbukti ampuh untuk mengatasi anyang-anyangan. Senyawa tersebut ialah proanthocyanidins.
Selain stroberi, terdapat makanan lainnya yang juga ampuh untuk menjaga kesehatan saluran kemih sehingga tidak terkena anyang-anyangan.
Makanan tersebut seperti kranberi, bluberi, apel dan anggur. Selain itu dapat bula mengonsumsi pisang, buncis, biji-bijan utuh dan kacang-kacangan.
3. Perbanyak konsumsi vitamin C
Memperbanyak konsumsi vitamin dapat diperoleh dengan mengonsumsi buah atau sayur tinggi vitamin C seperti jeruk, kiwi atau paprika.
Vitamin C dapat membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih. Manfaat tersebut dapat diperoleh karena vitamin C mampu meningkatkan keasaman urine.
4. Rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak
Minum air putih yang cukup akan meningkatkan frekuensi kencing sehingga dapat membantu membersihkan dari bakteri jahat di saluran kemih.
Terlebih, asupan air putih yang cukup dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan lebih sehat.
Memenuhi asupan cairan dapat dilakukan pula dengan mengonsumsi buah atau sayur tinggi air seperti semangka dan bayam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Masih Makan dan Minum Saat Imsak, Puasa Jadi Batal atau Tidak?
-
Resmi! Cek Tanggal Merah Libur Panjang Sekolah Idul Fitri 2026, Berapa Hari Totalnya?
-
7 Sepatu Lokal Mirip Vans Original, Kualitas Juara Harga Ramah di Kantong
-
Apakah Membaca Al-Quran di HP Harus Wudhu Dahulu? Ini Hukum dan Aturannya
-
5 Model Gamis Lebaran 2026 Terbaru yang Simple dan Elegan, Harga Terjangkau
-
5 Rekomendasi Sepatu Slip On Lokal Berkualitas di Bawah Rp300 Ribuan, Anti Ribet dan Stylish
-
Apakah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasannya Menurut Hadis
-
Umrah Mandiri Makin Diminati: Panduan Lengkap Rencanakan Ibadah Fleksibel dari Visa sampai Hotel
-
Gili Trawangan Dinobatkan Punya Laut Paling Nyaman untuk Berenang di Dunia
-
Potret Masjid Agung As-Salam Lubuk Linggau: Ikon Religi yang Kian Bersinar Sambut Ramadan