Suara.com - Beberapa gerai restoran cepat saji McDonald's memiliki layanan drive-thru, di mana pelanggan bisa membeli makanan tanpa meninggalkan mobil mereka.
Mereka hanya perlu memesannya lewat interkom lalu karyawan akan memproses pesanannya.
Salah satu karyawan McDonald's bernama Carina Angelica berbagi ke TikTok dan mengungkapkan hal-hal menjengkelkan yang sering dilakukan pelanggan saat memesan makanan lewat layanan drive-thru.
"Hal-hal yang mengganggu karyawan McDonald's", tulisnya di awal video.
Dalam video tersebut, Carina memerankan skenario yang sering dilakukan pelanggan McDonald's.
"Halo, selamat datang di McDonald's, ada yang bisa saya bantu?" ujar Carina saat pelanggan berhenti di drive-thru.
Tak ada jawaban, hanya keheningan dan setelah beberapa detik dia berkata lagi, "Hai, selamat datang".
Sekali lagi, Carina disambut keheningan yang mematikan karena pelanggan tidak mengatakan apa-apa.
Tetapi beberapa saat kemudian pelanggan dengan agresif berkata, "Umm halo, halo?! Apakah ada yang akan membantuku?" di mana Carina menjawab "Ya, hai, selamat datang".
Namun kemudian pelanggan berkata, "Sebentar saya butuh waktu". Di mana muncul keheningan lagi karena pelanggan lama memilih menu.
Selain itu, ada hal lain yang dilakukan pelanggan yang menurutnya tak kalah menjengkelkan.
Hal itu saat Carina membacakan pesanan mereka untuk memastikan bahwa itu benar. Tapi pelanggan menganggap itu salah dan mengulangi pesanan yang sama persis disebutkan Carina.
Carina bertanya, "Apakah pesanannya McDouble, dua McChickens, dan satu Big Fish?" di mana pelanggan menganggap itu salah dan menjawab "Tidak, aku pesan satu McDouble, dua McChickens dan Big Fish."
Tak cuma itu, ia juga jengkel dengan pelanggan yang tidak mendengarkan saat ia mengonfirmasi pesanan. Tapi setelah petugas menyerahkan kwitansi, pelanggan mengeluh, "Ini bukan pesanan saya, ini salah, saya butuh pengembalian dana."
Video ini dengan cepat mendapat tanggapan warganet, bahkan sesama pegawai McDonald's juga merasakan hal yang sama.
"Saya telah bekerja di sana selama 4 tahun dan saya merasa Anda saya benci ketika mereka hanya berhenti di interkom dan mereka cuma bilang halo," komentar salah satu orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia