Suara.com - Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar, Baby L atau Leslar Al-Fatih Billar menggunakan baby walker atau kereta jalan bayi untuk belajar jalan.
Potret ini terlihat melalui unggahan Instagram @halu.dulu24 yang memperlihatkan Baby L berlari menggunakan baby walker, tak main-main bayi yang belum genap usia 1 tahun itu mampu berlari dengan cepat menggunakan alat tersebut.
Bahkan Lesti tertawa terpingkal-pingkal, melihat anaknya berlari dengan cepat. Padahal ada bahaya yang mengintai saat bayi pakai baby walker.
Mengutip Healhty Children, Kamis (17/11/2022) baby walker membuat ribuan bayi harus dirawat di rumah sakit setiap tahunnya. Bahkan American Academy of Pediatrics (AAP) sudah menyerukan larangan pembuatan, penjualann hingga penggunaan baby walker.
Tidak hanya itu, di Kanada sudah menerapkan larangan memproduksi, mengimpor, mengiklankan hingga menjual alat bantu jalan bayi itu.
Hal senada juga diutarakan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria melalui konten Instagramnya, bahwa baby walker berbahaya karena bayi kecelakaan, tersiram air panas bahkan jatuh dari tangga karena baby walker.
Berikut ini 4 fakta berbahaya baby walker untuk bayi menurut dr. Lucky yang harus diwaspadai orangtua.
1. Berisiko Tinggi Sebabkan Anak Celaka
dr. Lucky mengungkap data 1999 hingga 2001 di Amerika ditemukan 8.800 bayi yang mendatangi unit gawat darurat (UGD) karena mengalami kecelakaan akibat baby walker.
Baca Juga: Rizky Billar Banyak Utang Usai Kasus KDRT, Ini Kata Satria Mulia
Hal ini terjadi karena dengan baby walker bayi bisa kemanapun, bahkan kerap tidak terkontrol akses bayi terhadap benda sekitar.
"Yang sempat ramai waktu itu, ada bayi menyebrang jalan raya dengan baby walker tanpa pengetahuan orangtua," tutur dr. Lucky.
2. Anak Jadi Malas Berjalan
Menggunakan baby walker anak, merasa sudah bisa kemanapun tanpa ia perlu berlatih keseimbangan. Alhasil, ketika dilatih berjalan bayi akan lebih malas, sehingga kemampuan berjalannya jadi lebih lambat.
"Karena keenakan ada baby walker tinggal dorong aja," tutur dr. Lucky.
3. Melemahkan Otot Panggul Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah
-
Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif
-
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
-
Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang