Suara.com - Bicara soal profesi nelayan, tidak cukup hanya tentang cara menangkap ikan yang baik. Tapi juga terkait mengelola hingga mendistribusikan hasil tangkapan agar punya kualitas yang baik.
Hal ini yang berusaha didorong oleh Aruna Aruna berkolaborasi bersama pemerintah daerah provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan pemanfaatan bantuan gudang beku Bantuan Pemerintah (BP) yang telah dibangun dan diadakan sebagai tempat penyimpanan produk perikanan.
Sebagai informasi, belum lama ini Aruna diundang oleh Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) untuk menghadiri “Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Penyimpanan Hasil Perikanan dalam Gudang Beku” di Bandung, Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan daya saing hasil kelautan dan perikanan, sekaligus untuk membuktikan komitmen Aruna dalam membantu supply frozen seafood yang segar dan berkualitas, khususnya untuk area Jawa Barat.
“Adalah suatu kehormatan bagi kami untuk dapat terlibat di agenda ini. Kami bisa memperoleh wawasan terkait manajemen atau pengelolaan hasil perikanan di gudang beku. Semoga, kerja sama ini bisa semakin memudahkan kami para pelaku bisnis di sektor perikanan untuk mendapatkan akses menuju gudang beku, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar domestik akan frozen seafood dengan kualitas super," kata Logistic Manager Aruna, Tri Wahyu Aji,
Penandatanganan deklarasi Pengelolaan Gudang Beku yang Baik dan Benar di Jawa Barat ini juga selaras dengan rencana Aruna untuk melakukan ekspansi ke wilayah bagian barat Indonesia di beberapa waktu mendatang. Aruna mendapatkan dua cold storage yang ditargetkan dapat menampung dan memenuhi permintaan akan produk frozen seafood Aruna di area Jawa Barat.
“Apa yang kita inisiasi ini merupakan salah satu dari sekian hal yang kami upayakan untuk memberi akses yang lebih mudah menuju Pengelolaan Gudang Beku yang Baik dan Benar. Kita tentu tetap optimis bahwa perolehan pendapatan dari sektor perikanan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, bisa meningkat demi menuju nelayan yang lebih sejahtera," kata Berny Achmad Suki, Sekretaris Jenderal Ditjen PDSPKP
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional