Suara.com - Pempek merupakan makanan khas Palembang yang banyak dicintai. Sajian yang terbuat dari daging ikan dan tepung tapioka ini punya cita rasa nikmat yang selalu sukses memanjakan lidah.
Biasanya pempek digoreng dan dinikmati bersama cuko dengan rasa asam manis pedas. Namun ternyata tak semua pempek harus disajikan dengan cara digoreng, lho.
Akun Twitter @lailadimyati berbagi cara menyajikan pempek yang tepat. "Please educate yourself people. Pempek keriting itu nggak digoreng, Cukup sampai dukukus atau rebus aja," tulisnya dalam cuitan tersebut.
Pempek memang memiliki beragam jenis dan bentuk. Misalnya seperti pempek kapal selam, keriting, adaan, lenjer, pistel, dan kulit.
Ada beberapa alasan mengapa pempek dibuat beraneka bentuk. Hal ini berdasarkan adonan, cara memasak, penyajian tekstur, hingga rasa yang berbeda satu sama lain.
Contohnya seperti pempek keriting yang boleh direbus dan dikukus sehingga benar-benar tak boleh digoreng. Penyajian pempek pistel isi pepaya muda juga serupa, pasalnya pempek-pempek ini punya adonan yang berbeda sehingga bisa jadi alot saat digoreng.
Kemudian pempek telur juga boleh digoreng terutama jika mutunya kurang baik. Wanita ini juga menjelaskan pempek telur bukanlah kapal selam mini karena berisi telur yang dikocok dan ukurannya sudah pasti kecil.
Kemudian untuk pempek lenjer juga bergantung pada kualitasnya. "Jika mutunya baik, maka sebaiknya tidak digoreng. Apalagi jika baru dimasak atau dipanaskan. Enak banget rasa dan teksturnya dalam kondisi tidak digoreng," ungkap wanita ini.
Sedangkan untuk pempek kapal selam wajib untuk digoreng dan disajikan menggunakan piring, soun, timun, dan ebi. Selain kapal selam, pempek adaan, pempek tahu, pempek kulit juga wajib digoreng.
Baca Juga: Makanan Lebih Baik Digoreng atau Direbus? Ini Cara Sehat Menurut Dokter Zaidul Akbar!
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Di Jakarta semua digoreng hahaha," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Beneran pas makan di Palembang mikir, kok ini pempek basahan nggak digoreng ternyata gitu, makan kuahnya nggak diceburin pempeknya tapi diteguk pakai gelas kecil," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Minggu (27/1/2022), unggahan ini sudah disukai oleh lebih dari 6 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi