Suara.com - Saat ini tren hijab formal masih didominasi gaya hijab segi empat diikat ke belakang. Tapi siapa sangka menurut Desainer Hijab Napocut, Zada Amanda tren ini tidak cocok untuk pemilik wajah bulat alias wajah tembem.
Ini karena menurut Zada, model hijab diikat kebelakang hanya akan semakin mengekspos wajah yang bulat, hingga disarankan menggunakan hijab menutupi sebagian pipi.
"Kebetulan muka aku bulat, jadi kalau tren sekarang diikat ke belakang, mungkin untuk yang berwajah bulat itu kurang cocok, akrena mukanya terekspos bentuknya. Jadi kalau bulat jangan sampai membuat bentuk muka kita terekspos," ujar Zada dalam acara Grand Launching Store Napocut di Gandaria City lantai 2, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).
Selain menutup setengah pipi, pada bagian atas hijab juga tidak disarankan menempel ke dahi, karena lagi-lagi menunjukan wajah yang lebar dan bulat. Sehingga ada baiknya terlihat agak lonjong ke atas atau berbentuk runcing ke atas.
"Nah terus, kalau muka bulat atau tembem, ini tuh bagian atas harus agak dinaikan, sehingga dia tidak nempel ke jidat, kalau nempel kan jadi bulat banget, jadi memang itu kita ngakalin-ngakalin," jelas Zada.
Sekedar informasi, Napocut sendiri baru saja merilis koleksi Lumani dan Basic Essential Collection, yakni inner dalam bentuk celana kulot, ciput hijab, manset atau lengan pendek yang terbuat dari serat Tencel.
Tencel adalah serat kain yang terbuat dari kayu yang diambil dari hutan industri, yaitu hutan yang dikhususkan menanam pohon untuk kebutuhan industri.
Pohon yang ditanam di hutan ini tidak memerlukan waktu lama untuk tumbuh, sehingga sesuai dengan konsep sustainable fashion atau fashion ramah lingkungan.
Menurut Zada, ini juga sesuai dengan tren dunia 2023 mendatang dimana seluruh industri fashion mengarah pada konsep sustainable fashion, salah satunya dengan memanfaatkan bahan alami unyuk pembuatan produk fashion.
"Nggak hanya di Indonesia, memang mereka ingin berikan kontribusi, sehingga mereka ingin sustainable, jadi mereka akan pilih bahan sustanable, dan itu tidak mengurangi tingkat kenyamanan dan tingkat style atau mode yang dibuat," tutup Zada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur